Pemkab Belu Bentuk Kelompok Informasi Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) melalui Dinas Kominfo akan membentuk Kelompok Informasi Masyarakat ( KIM) tingkat Kabupaten Belu

POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Kepala Dinas Kominfo Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, MM memberikan materi terkait pembentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) tingkat Kabupaten Belu, di Aula Lantai Satu Kantor Bupati Belu, Kamis (27/2/2020). 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) melalui Dinas Kominfo akan membentuk Kelompok Informasi Masyarakat ( KIM) tingkat Kabupaten Belu.

KIM merupakan sebuah lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh, dan untuk masyarakat yang berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhannya.

Yoseph Polisi Romanda Jadi Anak Angkat Pospol Ile Ape

Dengan terbentuknya KIM diharapkan akan terwujud Kelompok Informasi Masyarakat yang inovatif dalam meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi dalam rangka mencapai masyarakat informasi yang sejahtera. KIM juga merupakan Agen Informasi Pemerintah Dalam menyebarkan Informasi yang benar dan tepat sasaran kepada masyarakat.

Rencana pembentukan KIM ini diawali dengan sosialisasi kepada para camat dan kepala desa Se-Kabupaten Belu. Kegiatan dilaksanakan di Aula Lantai Satu Kantor Bupati Belu, Kamis (27/2/2020).

Demam Babi Afrika Ancam 71 Ribu Populasi Babi di Sikka, Kerugian Rp 177,5 Miliar

Nara sumber dalam kegiatan rapat koordinasi dan Sosialisasi KIM tersenbut yakni, Kepala Dinas Kominfo Belu dengan materi Mekanisme Pembentukan Serta Pola Pengembangan dan Pemberdayaan KIM dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Belu, terkait Regulasi Pengunaan Anggaran Desa.

Kepala Dinas Kominfo Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, MM mengatakan, dengan terbentuknya kelompok informasi masyarakat akan menjadi wahana informasi dalam masyarakat.

Peran KIM sangat kuat dalam memperlancar arus informasi antar anggota masyarakat dan antara pemerintah dengan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengakses dan mengelola informasi dalam rangka meningkatkan literasi Digital informasi dan mengatasi kesenjangan informasi di masyarakat.

Johanes Prihatin berharap, para kepala desa dan camat dapat mendampingi proses pembentukan kelompok dan pola pengembangan KIM sesuai kebutuhan di masing-masing desa.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang Hubungan Media dan Sumber Daya Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Belu, Dominic Maly, S.Sos menjelaskan, pembentukan KIM dalam rangka mewujudkan peradaban masyarakat informasi, karena KIM memiliki peranan penting dan strategis.

Dengan adanya sosialisasi pembentukan KIM Pemerintah Kabupaten Belu berharap, agar para anggota KIM bisa mengakses informasi dari berbagai sumber, tidak saja dari media massa tetapi juga dari media yang berbasiskan teknologi informasi (internet).

Domi Mali, demikian sapaanya, mengatakan, Kelompok Informasi Masyarakat merupakan lembaga layanan publik yang perlu diberdayakan sehingga menjadi wadah bagi masyarakat umum untuk melakukan kegiatan dalam mengatasi hambatan informasi.

Lebih lanjut dijelaskannya, lonsep dan model pemberdayaan KIM kedepan harus memanfaatkan dan memadukan teknologi informasi dan publikasi melalui media online sebagai alternatif meperoleh dan meneruskan informasi.

"Media sosial saat ini punya peran yang besar di seluruh kalangan masyarakat. KIM juga harus ikut andil memanfaatkan media sosial untuk ikut mengenalkan potensi yang ada di wilayah masing-masing," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved