Pemkab Belu Keluarkan Instruksi Kewaspadaan Penyakit Ternak

Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) telah menerbitkan instruksi tentang kewaspadaan terhadap penyakit ternak

POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
-Bupati Belu, Willybrodus Lay, S.H bersama Wakil Bupati Belu 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) telah menerbitkan instruksi tentang kewaspadaan terhadap penyakit ternak. Ada lima poin penting yang termuat dalam instruksi tertanggal 12 Februari 2020 dan ditandatangani Bupati Belu, Willybrodus Lay itu.

Pertama, dilarang membawa ternak babi/daging babi segar dan produk olahan daging babi keluar dan masuk Kabupaten Belu atau antar desa dalam wilayah Kabupaten Belu.

Kedua, tidak memberikan pakan babi dari sisa-sisa limbah dapur, restoran karena sumber penularan utama saat ini dari pakan babi yang tercemar.

SP 2020 Jembatan Menuju Satu Data Kependudukan

Ketiga, apabila ada babi yang mati/sakit segera melaporkan kepada petugas peternakan dan kesehatan hewan Belu untuk diperiksa dan ditangani sesuai SOP yang telah ditetapkan dan langsung kubur.

Keempat, perketat biosecurity di lokasi peternakan/kandang babi peternak seperti, kandang babi harus selalu bersih dan kering. Cuci tangan dengan sabun terutama setelah memegang babi. Pisahkan ternak babi yang sakit dari yang sehat. Orang yang mengurus ternak jangan masuk ke kandang babi sehat.
Selalu melakukan desifektan kandang dengan menggunakan bayclin atau pemutih pakaian yang dicecerkan dengan air bersih dengan perbandingan 1:4.

Kisah Prisila Mogi Penjual Buah Naga Asal Pajoreja Mauponggo Nagekeo

Dilarang memasukan ternak babi, daging babi segar dari olahan daging babi ke lokasi ternak. Petugas ternak dilarang melakukan kontak langsung dengan ternak babi, daging babi segar, produk olahan daging babi yang tercemar penyakit

Kelima, apabila ada ternak babi yang sakit, dengan gejala demam, muntah-muntah, kulit badan berwarna merah dan diare, maka babi tersebut dilarang disembeli/dikonsumsi atau diberikan kepada ternak lain. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved