Pemkab Belu Kerja Sama dengan Lima BLK untuk Tingkatkan Keterampilan Kerja

Pihak Pemkab Belu kerja sama dengan Lima BLK untuk tingkatkan keterampilan kerja

POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Belu, Laurens Kiik Nahak 

Pihak Pemkab Belu kerja sama dengan Lima BLK untuk tingkatkan keterampilan kerja

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) dibawah kepemimpinan Bupati Willybrodus Lay dan Wakil Bupati JT Ose Luan terus berupaya meningkatkan keterampilan kerja bagi masyarakat serta mengurangi angka pengangguran.

Dalam rangka dimaksud, Pemkab Belu bekerja sama dengan lima Balai Latihan Kerja (BLK) yaitu, BLK Bekasi-Jawa Barat, BLK Medan-Sumatra Utara, BLK Semarang-Jawa Tengah, BLK Bandung-Jawa Barat, BLK Tangerang-Banten. Kerja sama pertama tahun 2018 dengan tiga BLK sedangkan tahun 2019 tambah dua BLK yakni, Medan dan Banten.

Eman Bata Hasilkan 200 Lagu Dalam Hidupnya

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Belu, Laurens Kiik Nahak kepada Pos Kupang.Com saat dikonfirmasi, Senin (24/2/2020).

Menurut Laurens, Pemkab Belu bekerja sama dengan lima BLK untuk memberikan pelatihan kerja kepada masyarakat Belu. Setiap BLK dialokasikan 16 orang. Tahun 2020, Pemkab Belu menargetkan 500 orang yang mengikuti pelatihan kerja.

Untuk BLK Medan, peserta mengikuti pelatihan pariwisata sedangkan empat BLK yang lain mengikuti pelatihan menjahit, elektronik dan otomotif. Lama waktu pelatihan variatit yakni, 30 hari, 45 hari dan
60 hari. Pembiayaan pelatihan ini bersumber dari Kementerian Tenaga Kerja dan APBD I khusus uang saku sebesar Rp 3,5 juta per orang.

Jatanras Polres Manggarai dan Manggarai Barat Ringkus Pelaku Pencurian HP

Menurut Laurens, peserta yang mengikuti pelatihab tahun 2018 dan 2019, sudah terserap di dunia kerja seperti di bengkel-bengkel dan penjahit yang ada di Kabupaten Belu.

Tahun 2020 triwulan pertama, Pemkab Belu akan mengirim dua orang untuk mengikuti pelatihan tour leader di BLK Medan dan delapan orang ke BLK Semarang untuk pelatihan menjahit dengan spesifikasi baju anak-anak dan baju perempuan.
Sedangkan, peserta untuk di BLK Banten, Bekasi dan Bandung akan dikirim pada triwulan dua, termasuk sisa quota di BLK Medan 14 orang dan Semarang delapan orang.

Laurens mengatakan, tujuan utama dari kerja sama ini adalah meningkatkan ketrampilan tenaga kerja di Kabupaten Belu sekaligus mengurangi angka pengangguran. Berdasarkan data statistik tahun 2017, jumlah pengangguran di Kabupaten Belu sebanyak 36.000 ribu. Namun, beberapa tahun belakangan ini diperkirakan sudah menurun.

Pemerintah mengharapkan, peserta yang sudah mengikuti pelatihan kerja dapat membuka usaha baru sekaligus mentransfer pengetahuan kepada orang lain sehingga warga lainnya bisa membuka usaha baru.

Pola perekrutannya adalah Dinas Tenaga Kerja membuka pendaftaran pelatihan kepada semua masyarakat Kabupaten Belu. Setelah itu, Tim seleksi BLK yang akan melakukan seleksi dan menentukan para calon peserta yang siap mengikuti pelatihan.

Persyaratan bagi peserta berijazah minimal SLTA/SMK/sederajat, sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, serta belum bekerja pada instansi pemerintah maupun swasta. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved