Haikal Boleh Membuat Dirinya Tersungkur Tetapi Tidak Pada Semangat Angelo, Bikin Haru

Tendangan Hairul, yang menghujam persis di dekat perut Angelo pada detik 0.27 ronde pertama Kyorugi, membuatnya tersungkur

Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/VINSEN HULER
Tangis Anjelo pecah dan memenuhi seisi ruangan, Sabtu, (22/2) 

Haikal Boleh Membuat Dirinya Tersungkur Tetapi Tidak Pada Semangat Angelo, Bikin Haru

POS KUPANG.COM| KUPANG--Tendangan Hairul, yang menghujam persis di dekat perut Angelo pada detik 0.27 ronde pertama Kyorugi, membuatnya tersungkur bersama peluh yang menetes deras dari tubuh mungil itu.

Jemari ketiga dewan juri, silih berganti memencet remot berwarna hitam serupa stick Playstation itu. Poin demi poin yang diperoleh Haikal, menumpuk di Layar TV 21 ich monitor perhitungan suara. Untuk sementara, Hairul meraih 10 poin.

Sedang, Angelo hanya berhasil mendulang 2 poin pada kejuaraan Taekwondo antar Dojang UTIPRO Se-NTT, ( Sabtu, 22/2) Aula Madrasah Ailiya Negeri Kupang.

Hairul boleh saja membuat Angelo tersungkur mendekap matras yang semula menjadi tempatnya berpijak.

Namun, tak seinci pun mendepak semangat, mengugurkan niat dan tekad yang sedari awal telah mengendap di dalam nubari. Demi kemenangan yang akan diboyong atau paling kurang mengakhiri pertarungan.

Dengan kedua kakinya, Angelo berdiri. Mengencangkan kembali sabuk kuning dan pakaian taekwondo yang menjadi kebangaannnya.

Meski menghujani tubuh Hairul dengan tendangan dalio secara beruntun, namun Hairul dengan sigap menangkis serangan Angelo

Pada Ronde kedua Kyorugi, tak patah arang, dalio yang menjadi jurus kebangganan Anjelo dilayangkan ke arah bodi Hairul. Lagi-lagi, Hairul begitu sigap membendungnya.

Tak disangka, dalio yang merupakan jurus kebanggaan menjelma menjadi boomerang bagi Angelo. Serangan balasan dari Haikal yang diarahkan secara beruntun ke bodi dan kakinya tak kuasa dibendung secara baik.

Serangan demi serangan yang dilayangkan Hairul berbuah poin. Untuk kesekian kalinya, dihujani Dalio dengan tenaga extra dan mengarah persis di perut Angelo. Dalam hitungan detik, Angelo tersungkur beberapa centimeter, untuk kedua kalinya.

Dengan sedepa asa yang tersisa, Angelo masih mencoba untuk berdiri tertatih. Setelah menancapkan kaki pada matras tempatnya berpijak, Dihujani kembali dalio ke arah Haikal. Namun, tak kunjung berbuah hasil hingga wasit melerai pertanda waktu istrihat.

Angelo berjalan ke sisi kanan tempat pelatih menempa semangatnya Pada detik ke 0.14 di ronde kedua, kategori pertadingan Kyorugi ( Fight), dilayangkan pandangannya ke arah kanan, tepat pada layar kaca TV.

Sekejap saja, tangis Angelo pecah. Desah nafasnya beriringan bersama lembut suara yang membuncah keluar dari mulut, sehalus udara menyisir pelan ke setiap senti ruangan dan menjamah hati para penonton yang memadati ruangan itu.

Suasana di dalam aula itu pun tiba-tiba mati.

Halaman
12
Sumber: Nova
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved