Upacara Hari Kesadaran Nasional, BBPP Kupang Gelorakan Semangat Kostratani
Upacara Hari Kesadaran Nasional, BBPP Kupang gelorakan semangat kostratani
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
Upacara Hari Kesadaran Nasional, BBPP Kupang gelorakan semangat kostratani
POS-KUPANG.COM | NOELBAKI - Upacara Hari Kesadaran Nasional ( HKN ) yang dilaksanakan tanggal 17 setiap bulannya, wajib diikuti oleh semua Aparatur Sipil Negara ( ASN).
Karena upacara ini merupakan suatu ketentuan yang harus dilaksanakan dan diikuti dalam upaya peningkatan disiplin sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
• Bupati Sumba Timur Bangga dan Berharap NTT Makin Terkenal
Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional Perdana pada Tahun 2020 tanggal 17 Februari 2020 di lapangan Upacara BBPP Kupang.
Berikut ini sambutan lengkap Kepala BBPP Kupang, Drh. Bambang Haryanto, MM yang di wakili oleh Muhammad Ukkas, S.Pi, M.Si sebagai inspektur upacara.
Mengawali sambutan ini marilah kita panjatkan puji dan syukur ke kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya pada hari ini, kita dapat berkumpul dan bersilaturahim untuk bersama-sama menghadiri upacara hari kesadaran nasional lingkup BBPP Kupang yang dilaksanakan pada tanggal 17 pada setiap bulannya.
• 12 Siswa Sumba Timur Dipilih Ikut Festival Bunga dan Buah di Ekuador
Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan peningkatan kesejahteraan petani melalui tiga program strategis. Ketiga program ini adalah:
1. Penyediaan layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR);
2. Program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks);dan
3. Pembentukan Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostra Tani). Ketiganya harus saling terkait demi terwujudnya kesejahteraan petani.
Dalam arahannya Menteri Pertanian mengatakan program KUR adalah program strategis yang diperuntukan untuk meningkatkan kinerja sektor pertanian dari hulu ke hilir melalui akses yang lebih mudah.
Program ini diharapkan mampu menopang dan memperkuat potensi pertanian di daerah-daerah. Kementan memiliki anggaran Rp 50 triliun dari total plafon anggaran sebesar Rp190 triliun. Kredit ini juga memiliki bunga murah, yakni hanya 6 persen.
Selain itu, Kementerian Pertanian juga memiliki program penguat melalui Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Geratieks). Gerakan ini dibuat sebagai ajakan pemerintah kepada seluruh pemegang kepentingan pembangunan pertanian agar bekerja dengan cara yang tidak biasa.
Bekerja dengan memanfaatkan teknologi, inovasi, jejaring dan kerjasama yang kuat. Dengan begitu, akses informasi terkait potensi komoditas ekspor di masing-masing daerah terbuka lebar dan memiliki tujuan ekspor yang bisa diakses melalui aplikasi peta potensi ekspor dan IMACE (Indonesia Maps of Agriculture Commodities Export.
Program ke-3 Kementan sudah membentuk kelembagaan Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostra Tani). Dimana Kostra Tani adalah pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran BPP dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.
Kostra Tani berperan sebagai pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis, dan pusat pengembangan jejaring kemitraan.
Tidak hanya penyuluh tetapi akan tergabung 16 tenaga fungsional lingkup Kementan yang ada di kecamatan, ditambah dengan tenaga IT, Babinsa dan Babinkamtibmas yang akan menyatu dalam Kostra Tani untuk memajukan pertanian.
Pada tahun 2019, Kostra Tani akan dimulai pada 400 lokasi/kecamatan di 13 provins. Semua di kendalikan dengan artificial intelligence seperti pengendali AWR (Agricultural War Room). Kendali ini di persiapkan juga untuk pengatur lalu lintas data pertanian yang bisa berubah-ubah setiap hari.