Peran UMKM Strategis Bagi Penciptaan Lapangan Kerja

Pemprov NTT terus mendorong UMKM untuk naik kelas dan terus berkembang dalam menyikapi berbagai permasalahan yang ada.

POS KUPANG/TENI JENAHAS
Wakil Bupati Belu, Drs. J. T. Ose Luan membuka kegiatan Sosialisasi Kebijakan Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Aula Hotel Nusantara II Atambua, Kamis (13/2/2020). 

Peran UMKM Strategis Bagi Penciptaan Lapangan Kerja

POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Peran UMKM sangat strategis bagi peningkatan PDRB, penciptaan lapangan kerja dan percepatan pembangunan ekonomi suatu daerah.

Untuk itu, perlu diperhatikan berberapa hal terkait pengembangan UMKM yakni, pengembangan produk unggulan daerah dapat dilakukan melalui proses perencanaan yang terintegrasi sehingga dapat menghasilkan produk yang berdaya saing dan mampu menciptakan lapangan kerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kondisi kekhasan daerah masing-masing.

Keberadaa UMKM khususnya di Kabupaten Belu tidak hanya berkembang dari segi jumlah tetapi dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kemudian, dalam menghadapi pasar global, langkah konkrit pemerintah daerah untuk meningkatkan daya saing UMKM, perlu dilakukan melalui peningkatan SDM, akses pasar, akses modal, kemitraan usaha, dan pendampingan.

Membangun komitmen bersama untuk pemberdayaan UMKM melalui integrasi program tingkat provinsi dan kabupaten/kota dalam upaya mendorong UMKM naik kelas dan penumbuhan wirausaha baru.

Selain itu, dalam rangka pengembangan UMKM diperlukan optimalisasi pembiayaan, akses pasar, akses teknologi, penyebaran informasi, pengawasan, pendampingan dan koordinasi kerja sama lintas sektor terkait.

Hal ini disampaikan Gubernur NTT dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Belu, Drs. J. T. Ose Luan membuka kegiatan Sosialisasi Kebijakan Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Aula Hotel Nusantara II Atambua, Kamis (13/2/2020).

Saat pembukaan, Wabup Ose Luan didampingi Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Prov. NTT, Lydia Kurniawati Christiana dan Kepala Biro Ekonomi dan Kerjasama Setda Prov. NTT, Dr. Drs. J. Lery Rupidara, M.Si.

Ose Luan mengatakan, Sosialisasi Kebijakan Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu bentuk percepatan pembangunan sektor ekonomi.

“Kehadiran kita semua ditempat ini menunjukan komitmen kita bersama untuk berdialog, sharing pengalaman, terutama terkait pengembangan UMKM. tidak dapat dipungkiri bahwa peran umkm sangat strategis bagi peningkatan pdrb, penciptaan lapangan kerja dan percepatan pertumbuhan ekonomi suatu daerah,” Jelasnya.

Lanjutnya, Pemprov NTT terus mendorong UMKM untuk naik kelas dan terus berkembang dalam menyikapi berbagai permasalahan yang ada.

Sosialisasi tersebut menjadi moment penting bagi peserta untuk membangun komitmen, saling berkoordinasi, bekerja sama, bersinergi untuk melaksanakan peran kita masing-masing, baik regulator, fasilitator ekonomi maupun pelaku ekonomi untuk sama-sama berperan aktif dalam mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi pada era globalisasi saat ini.

UMKM mampu tumbuh dan berkembang menjadi usaha yang tangguh dan mandiri dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja serta pengentasan kemiskinan. Peran dan kontribusi pelaku usaha mikro kecil dan menengah sangat penting demi terwujudnya NTT bangkit dan masyarakat sejahtera.

7 Cara Cerdas Melindungi Mata Dari Bahaya Cahaya Biru Smartphone, Dipraktek !

Ternyata Begini Operasi Ganti Kelamin Pria ke Wanita Mirip Lucinta Luna dan Millen Cyrus

Disampaikan bahwa di era kepemimpinan Gubernur NTT dengan visi NTT Bangkit mewujudkan masyarakat sejahtera maka target yang harus kita capai adalah pertumbuhan ekonomi dari 5,19 % menjadi 10,09% dan penurunan penduduk miskin dari 21,30% menjadi 12 % pada tahun 2023. Untuk mewujudkan target ini tentunya peran dan kontribusi pelaku usaha mikro kecil dan menengah menjadi penting. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved