Warga Belu Temukan Benda Mirip Bom

Ini Penjelasan Wakapolres Belu Kompol Herman Bessie Soal Penemuan Benda Mirip Bom

Ini penjelasan Wakapolres Belu Kompol Herman Bessie soal penemuan benda mirip bom

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Polisi sudah pasang garis polisi atau polisi line di lokasi penyimpanan bom 

Ini penjelasan Wakapolres Belu Kompol Herman Bessie soal penemuan benda mirip bom

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Wakil Kapolres Belu, Kompol Herman Bessie mengatakan, polisi sudah mengamati dan memastikan, benda yang ditemukan warga Desa Jenilu itu adalah bom.

Oleh karena itu, polisi mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi atau police line di sekitar bom tersebut dengan radius sekitar 200 meter. Selain memasang polici line, polisi sudah menghimbau kepada warga agar tidak melintas dan beraktivitas di sekitar lokasi bom tersebut.

Di Bandara El Tari Kupang Belum Ada Penumpang Penerbangan Internasional Terindikasi Corona

Waka Polres Belu, Kompol Herman Bessie mengatakan hal itu kepada wartawan, Sabtu (15/2/2020).

Dikatakannya, setelah mendapatkan laporan temuan bom oleh warga, ia didampingi Kapolsek Kakuluk Mesak, Iptu Soleman Maunino langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan dan memasang garis polisi (police line).

"Polisi telah mengamati dan memastikan benda tersebut adalah bom sehingga lokasi diamankan dengan memasang police line di sekitar bom tersebut dengan radius sekitar 200 meter," kata Kompol Herman.

Ratusan Siswa di Kupang Antusias Ikut Angkasa Expo 2020 di Lanud El Tari

Demi keamanan warga setempat, lanjut Wakpolres, polisi meminta agar untuk sementara waktu warga mengungsi dan menginap di rumah keluarga yang berada jauh dari lokasi penyimpanan bom.

"Kami imbau warga setempat agar menginap di rumah keluarganya yang berjarak jauh dari lokasi demi pertimbangan keamanan warga," ungkap Bessie.

Terkait dengan penanganan terhadap bom tersebut, Polres Belu telah melaporkan kejadian itu ke Polda NTT dan sementara menunggu Tim Gegana Satuan Brimob Polda NTT dari Kupang untuk mengamankan dan menindaklanjuti penanganan terhadap bom tersebut.

Terpisah, Dandim 1605 Belu, Letkol (Inf) Ari Dwi Nugroho saat diminta tanggapannya terkait temuan benda diduga bom itu mengatakan, sesuai pengamatan TNI, benda tersebut diduga bahan peledak besar seperti torpedo laut.

"Sesuai yang kami lihat, mungkin torpedo laut. Kami TNI Angkatan Darat hanya mengetahui bahan peledak sampai pada jenis granat. Yang pastinya bisa tanya di Pos Angkatan Laut", ungkap Ari Nugroho. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved