DBD Tak Terkendali, Pasien Tidur di Lorong di IGD RSUD Maumere
Akibat DBD tak terkendali, pasien tidur di lorong di IGD RSUD Maumere, Sikka, Pulau Flores
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
Akibat DBD tak terkendali, pasien tidur di lorong di IGD RSUD Maumere, Sikka, Pulau Flores
POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Setelah ditetapkan Kejadian Luar Biasa ( KLB), serangan penyakit demam berdarah dengue ( DBD) semakin tidak terkendalikan di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Jumat (7/2/2020).
Intalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr.TC.Hillers Maumere dan ruang rawat inap dijejali pasien didominasi DBD. Ruang dan lorong di IGD sudah penuh pasein sejak Kamis hingga Jumat pagi (6-7/2/2020).
• Komisi IV DPRD TTS Lakukan Pertemuan Dengan Guru Honorer Bahas NUPTK
Di ruang perawatan anak telah ditambah tempat tidur, bahkan sebagian pasien anak diipindahkan ke ruang bedah.
Kepala IGD RSUD dr,TC.Hillers Maumere, dr.Hyasintus Patrisius Don, Jumat pagi menjelaskan, kebanyakan pasien di IGD yang harus menjalani perawatan lanjutan di ruang perawatan masih berada sejak Kamis siang dan Kamis malam.
• Ibu Menyusui yang Menelantarkan Bayi Miliki Tiga Anak, Lakukan Hubungan Gelap Saat Suami di Malaysia
"Ini kondisi kami. Pasien bertahan di IGD, karena kapasitas ruang rawat inap sudah penuh," ujar Hyasintus.
Ia tak menampik dalam beberapa jam mendatang, pasien yang berobat ke IGD akan bertambah banyak. Karena itu ia berharap segera ada jalan keluar mengatasi kesulitan saat ini.
"Kapasitas tempat tidur di IGD sudah terisis semua. Di dalam ruangan dan di lorong juga ada pasien," kata Hysintus.
Ia menjelaskan, pasien IGD yang harus menjalani perawatan lanjutan seharusny dirawat di ruang. Karena tempat tidur di IGD harus selalu tersedia, tetapi kondisi ruang rawat inap terisi penuh, pasien yang harus dirawat inap tertahan di IGD.
"Rata-rata pasein yang sedang ada saat ini harus dirawat lanjutan. Mereka berada dari kemarin, tadi malam dan tadi pagi," katanya. (laporan reporter POS-KUPANG.COM, eginius mo'a)