Berita Lembata

KRONOLOGI LENGKAP Guru di NTT Paksa Siswanya Minum Air Comberan dan Bau Kencing

Seorang guru di Kabupaten Lembata, berinisial YT memaksa siswanya minum air kotor karena tidak bisa menghafal kosa kata Bahasa Inggris.

KRONOLOGI LENGKAP Guru di NTT Paksa Siswanya Minum Air Comberan dan Bau Kencing
KOMPAS.com/Yatimul Ainun
ilustrasi - Seorang Guru tidak tetap di SDN di Kabupaten Malang dibekuk polisi, atas laporan pencabulan atas siswa SMA yang masih berumur 16 tahun. Senin (14/4/2014). 

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - KRONOLOGI LENGKAP Guru di NTT Paksa Siswanya Minum Air Comberan dan Bau kencing

Seorang guru di Kabupaten Lembata, berinisial YT memaksa siswanya minum air kotor karena tidak bisa menghafal kosa kata Bahasa Inggris. Tak terima, orangtua melaporkan oknum guru mata pelajaran Bahasa Inggris itu ke Polsek Omesuri.

Air diambil dari wadah penampung berbahan fiber (profil tank) yang ada di halaman sekolah.

Kondisi air tidak layak dikonsumsi karena sudah berlumut, bau kencing dan banyak jentik nyamuk.

Peristiwa ini terjadi di SMPK Sint Piter Lolondolor, Desa Leuwayan Kecamatan Omesuri. YT berstatus guru kontrak.

Siksa minum air kotor terjadi tanggal 28 Januari 2020. Korbannya adalah siswa siswi kelas VII.

Kasus ini terungkap saat beberapa siswa kelas VII belajar kelompok di rumah Ignasius RA (13) di Dusun Ramuq Auq Desa Leuwayan.

Pada malam itu, mereka ngobrol tentang sanksi minum air kotor.

Air kotor yang diminum siswa SMPK Sint Piter Lolondolor, Desa Leuwayan, Kecamatan Omesuri Kabupaten Lembata.
Air kotor yang diminum siswa SMPK Sint Piter Lolondolor, Desa Leuwayan, Kecamatan Omesuri Kabupaten Lembata. (ISTIMEWA)

Orangtua Ignasius, Maria Goreti Paun (49) yang ada di rumah, mendengar.

Maria Paun kesal. Dia tak menerima perlakuan oknum guru itu kepada anaknya. Dia kemudian melaporkan masalah itu kepada ketua yayasan dan komite sekolah.

Halaman
1234
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved