Pilkada Belu 2020

Plh Sekda Belu Minta Kesbangpol Pantau ASN yang Ikut Konstelasi Pilkada

Plh Sekda Belu minta Kesbangpol pantau ASN yang ikut konstelasi Pilkada Belu 2020

POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Pelaksana Harian (Plh) Sekda Belu, Drs. Marsel Mau Meta 

Plh Sekda Belu minta Kesbangpol pantau ASN yang ikut konstelasi Pilkada Belu 2020

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA----Pelaksana Harian (Plh) Sekda Belu, Drs. Marsel Mau Meta sudah meminta Banda Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol) untuk memantau, mengecek dan mendata Aparatur Sipil Negara ( ASN) lingkup Pemkab Belu yang ikut dalam konstelasi dalam Pilkada Belu 2020.

Kepada ASN yang serius mengikuti konstelasi Pilkada diharapkan agar segera menyampaikan permohonan kepada atasanya.

Melihat Aksi Babinsa di Nagekeo, Berjibaku Bersama Warga Kerjakan Kantor Desa

"Saya sudah sampaikan kepada Kesbangpol untuk mencaritahu informasi tentang kebenaran informasi keikutsertaan mereka di konstelasi ini. Saya berharap mereka juga sadar. Ada kesadaran sendiri dari mereka bahwa ada regulasi yang mengharuskan mereka meminta izin kepada atasan mereka", tegas Marsi saat dikonfirmasi Pos Kupang.Com,
Senin (3/2/2020).

Menurut Marsi, sampai saat ini Kesbangpol belum menyampaikan kepada Plh Sekda terkait ASN yang mengikuti suksesi pilkada Belu.

Bupati Niga Dapawole Minta Masyarakat Waspada Dan Jaga Kedamaian Selama Pilkada

"Sampai saat ini Kesbangpol belum menyampaikan informasi tentang hal ini", tandas Marsi yang juga Kepala Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD).

Marsi menegaskan, ASN yang memiliki niat untuk terjun ke dunia politik praktis dan ikut dalam suksesi Pilkada Belu harus taat pada aturan perundang-undangan. Kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan politik tidak boleh menggunakan fasilitas negara.

Apabila ditemukan, Komisi ASN akan memberikan tindakan berupa sanksi-sanksi sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan.

"Mereka harus tahu bahwa hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan politik tidak boleh menggunakan fasilitas negara. Jika ditemukan, Komisi ASN akan melihat itu dan akan memberikan sanski seberapa besar pelanggaran yang mereka lakukan", tutup Marsi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved