Jumat, 17 April 2026

Pilkada Serentak

Ketua Golkar NTT Perkenalkan Calon Bupati dan Wakil Bupati

Pria yang akrab disapa Melki Laka Lena itu memperkenalkan satu per satu bakal calon bupati dan wakil bupati.

Penulis: Servan Mammilianus | Editor: Alfons Nedabang
DOC.POS-KUPANG.COM
Melki Laka Lena 

Tim Pilkada Golkar untuk wilayah Flores ini menjelaskan, rapat koordinasi terdiri dari dua sesi. Pertama konsolidasi yang melibatkan Fraksi Golkar dan pengurus bersama eksekutif dalam hal ini bupati atau wakil bupati dari Golkar.

Jadi Tersangka karena Lakukan KDRT ke Dipo Latief, Peringatan Mbah Mijan ke Nikita Mirzani Disorot

Kedua, ditambah dengan kehadiran para bakal calon bupati dan wakil bupati dari sembilan daerah Pilkada. "Hasil rakor yaitu semuanya ditentukan oleh survei, sekaligus untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan," tandasnya.

Frans Sarong menyebut ada lima calon bupati hadir bersama pasangan calon wakil bupati. Kelimanya yaitu Malaka, Sumba Timur, Sumba Barat, Ngada dan Manggarai Barat.

Bakal Calon Bupati TTU Kristoforus Efi mengatakan, akan mengikuti semua mekanisme Partai Golkar, termasuk survei. Dia yakin akan mendapatkan hasil survei yang signifikan.

Komjen Pol Firli Bahuri Lima Kali Gagal Jadi Polisi (3/Selesai)

"Setiap bakal calon punya peluang yang sama, tergantung survei. Saya sangat yakin saat survei pastilah nama saya juga akan disebut oleh masyarakat, walaupun kita belum tahu presentasinya," kata Kristoforus saat ditemui di Labuan Bajo, Minggu (26/1/2020).

Menurutnya, timnya sudah bekerja menawarkan konsep dan gagasan demi perubahan pembangunan yang lebih baik di TTU.

"Selama ini sudah jalan, sudah berkeliling. Bahan atau alat peraga kampanye juga sudah didistribusi dan kami tetap di lapangan bersama-sama masyarakat sehingga ketika survei, kami pasti disebut," ujarnya.

Ramalan Zodiak Rabu 29 Januari 2020, Sagitarius Beruntung, Cancer Dipuji, Taurus Ceria, Zodiak Kamu?

Selain Golkar, Kristoforus membangun komunikasi dengan beberapa partai politik, yaitu Demokrat, PKB, Gerindra dan Hanura.

Jangan Salah Pilih Figur

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo mengingatkan partainya berhati-hati dalam mengusung calon kepala daerah untuk Pilkada 2020. Menurutnya, figur calon kepala daerah sangat menentukan perolehan suara.

"Jadi yang paling menentukan dalam pilkada ini, pertama adalah tokohnya," ujar Bambang di Cililitan, Jakarta Timur, Sabtu (25/1/2020).

Transfer Pemain Persib Bandung Disorot, Geoffrey Castillion Gabung Maung Bobotoh Puas ? PANAS

"(Kalau) partai salah pilih figur, maka sulit buat memenangkan pertarungan. Menurut saya, Golkar harus hati-hati dalam menentukan siapa yang dicalonkan," tandas Bambang.

Faktor kedua, lanjut Bambang, Partai Golkar tidak bisa lepas dari kerja sama dengan partai lain. Kerja sama itu menyangkut terpenuhinya syarat pencalonan kepala daerah.

"Harus ada kerja sama dengan partai-partai lain dalam satu koalisi yang mendukung calon (kepala daerah) itu," tutur Bambang.

Pemain dan Pelatih Persib Bandung Bersepeda Keliling Lembang Sejauh 15 Km, Siapa Finis Duluan?

Partai Golkar, kata Bambang, sudah memiliki target untuk Pilkada 2020 yang sudah dirumuskan dalam musyawarah nasional beberapa waktu lalu. "Sehingga kita lihat nanti di lapangan. Kalau itu (berapa persen kemenangan) silakan tanya ke DPP Golkar," katanya.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved