VIDEO: Setelah Minta Maaf, Bupati dan Anggota DPRD Nagekeo Saling Bersalaman. Ini Videonya
VIDEO: Setelah Meminta Maaf, Bupati dan Anggota DPRD Nagekeo Saling Bersalaman. Ini terjadi saat Bupati mengklarifikasi pernyataan yang kontroversial.
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Frans Krowin
VIDEO: Setelah Meminta Maaf, Bupati dan Anggota DPRD Nagekeo Saling Bersalaman. Ini Videonya
POS-KUPANG.COM, NAGEKEO – VIDEO: Setelah Meminta Maaf, Bupati Don dan Anggota Dewan Saling Bersalaman. Ini Videonya
Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, mendatangi gedung DPRD Nagekeo, memenuhi undangan untuk memberikan klarifikasi, terkait pernyataan kontroversial Bupati Don beberapa waktu lalu.
Bupati Don tiba di Gedung DPRD Nagekeo pukul 13.45 Wita ditemani Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja dan para asisten, diantaranya, Imanuel Ndun dan Agus Fernandes, Sarif Ibrahim, Kabag Tatapem Maria Dua dan Kabag Protokol Setda Nagekeo, Silvester Sada.
• VIDEO: Buaya Masuk Keluar Kampung Warambadi, Sumba Timur. Banyak Ternak Jadi Korban. Ini Videonya
• VIDEO: PMKRI Kefamenanu Gelar Demo, Soroti Kasus Dugaan Pemukulan Oswin Goleng. Ini Videonya
• VIDEO: Komputer Untuk Tes CPNS di Kabupaten TTS, Sudah Siap Seluruhnya. Ini Videonya
Bupati dan rombongan diterima pimpinan DPRD Nagekeo, Marselinus F. Ajo Bupu, Kristianus Dua Wea dan sejumlah anggota DPRD.
Setelah istirahat sejenak di ruang lobi, bupati, wakil bupati dan pimpinan DPRD serta sejumlah anggota DPRD Nagekeo menuju Aula Paripurna DPRD Nagekeo untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat.
Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, pada kesempatan itu menyampaikan, bahwa kehadirannya itu untuk memenuhi undangan pimpinan DPRD Nagekeo.
Undangan itu untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait pernyataannya saat melantik pejabat tinggi pratama, administrator dan pengawas lingkup Pemda Nagekeo minggu lalu yang menuai kontroversi.
Beberapa waktu lalu Bupati Don menyebutkan, bahwa "ada persekongkolan jahat antara eksekutif dan legisatif selama 13 tahun".
Pernyataan itu rupanya sangat mengganggu dan menyinggung perasaan pimpinan dan para anggota DPRD. Oleh karena itu, DPRD Nagekeo melayangkan surat meminta klarifikasi langsung kepada Bupati Don.
"Kami datang memenuhi undangan dan kami datang ke tempat ini mau mengklarifikasi tentang peristiwa yang terjadi persis seminggu yang lalu dan menyikapi bahwa di masyarakat saling menyerang komentar,” ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut dia, pada kesempatan tersebut ia ingin melakukan klarifikasi melalui pers rilis. Ia berharap apa yang disampaikannya sudah bisa memenuhi harapan publik, lembaga DPRD dan anggota DPRD.
Bupati Don menyampaikan bahwa pernyataan tersebut bukan untuk merendahkan DPRD tapi untuk para ASN yang merupakan bawahannya.
“Saya tidak bermaksud membuat pimpinan DPRD dan pihaknya lainnya tersinggung,” ujarnya.
Oleh karena itu, Bupati Don menyampaikan permohonan maaf apabila pernyataan itu membuat pimpinan dan anggota DPRD Nagekeo tersinggung.