Cegah Virus Corona, Koordinator Karantina Wilayah Kerja PLBN Wini Pasang Alat Thermal Scanner

Cegah virus corona, Koordinator Karantina Wilayah Kerja PLBN Wini pasang alat thermal scanner

Cegah Virus Corona, Koordinator Karantina Wilayah Kerja PLBN Wini Pasang Alat Thermal Scanner
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Alat thermal scanner yang terpasang di PLBN Wini. Gambar diambil, Jumat (24/1/2020). 

Cegah virus corona, Koordinator Karantina Wilayah Kerja PLBN Wini pasang alat thermal scanner

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Dalam rangka mencegah masuknya virus corona ke wilayah Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU) melalui jalur darat di Pintu Lintas Batas Negara ( PLBN) Wini, Kantor Karantina Wilayah Kerja PLBN Wini memasang alat thermal scanner.

Pemasangan alat thermal scanner tersebut dilakukan untuk mengecek kesehatan dari para pelintas batas dan memastikan apakah terdeteksi virus corona atau tidak sehingga virus tersebut tidak masuk ke wilayah Indonesia.

Wah, Sahrul Gunawan Ternyata Pernah Naksir Nafa Urbach lho, Titip Salam Lewat Sosok ini

Koordinator Karantina Wilayah Kerja PLBN Wini, dr. Hindarti Apri Handayani mengatakan, selama ini pihaknya sudah memasang alat thermal scanner tersebut untuk mendeteksi kesehatan setiap pelintas batas.

Selama ini, jelas Hindarti, belum ada satu orang pun pelintas batas dari negara tetangga Timor Leste yang terdeteksi virus tersebut. Hal itu karena di negara yang berpisah dengan Indonesia tahun 1999 itu belum terkena virus corona.

Cobain yuk, Inilah 7 Langkah yang Bisa Kamu Lakukan untuk Hindari Diabetes, Kurangi Makanan Manis

"Selama ini belum ada pelintas batas yang terdeteksi. Karena di Timor Leste kan belum ada kasus juga. Kita kebanyakan pelintasnya dari Dini dan Oecusi. Dan disana belum ada laporan kasusnya," kata Hindarti kepada Pos Kupang, Jumat (24/1/2020).

Hindarti menjelaskan, pihaknya mempunyai dua unit alat thermal scanner. Namun terpakai baru satu unit karena pintu keberangkatan di PLBN Wini belum di buka.

"Kita sudah ada dua alat thermal scanner. Cuman yang dipasang baru satu, di depan counter. Tapi kalau nanti pintu keberangkatannya di buka kita juga akan pasang di pintu keberangkatan juga," terangnya.

Diungkapkannya, alat thermal scanner tersebut akan mendeteksi setiap orang yang akan melintasi batas. Jika pada saat melintas, ada pelintas yang sakit, maka dia akan menghubungi kita langsung untuk mendiagnosa penyakitnya.

"Dalam mendiagnosa kita akan periksa, ke arah mana penyakitnya. Jika dia terdeteksi virus corona, kita cek lagi ini corona dari mana. Ada juga corona dari Arab, atau Cina baru kita laporkan ke tingkat atas. Tapi selama ini kasusnya belum ada satu pun," terangnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved