Pemerintah Desa Siru Manggarai Barat Tertibkan Ternak Kambing yang Berkeliaran Bebas
Pemerintah Desa Siru Manggarai Barat tertibkan ternak kambing yang berkeliaran bebas
Penulis: Servan Mammilianus | Editor: Kanis Jehola
Pemerintah Desa Siru Manggarai Barat tertibkan ternak kambing yang berkeliaran bebas
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Pemerintah Desa Siru di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) melakukan penertiban ternak kambing yang berkeliaran bebas di beberapa tempat di desa itu. Penertiban tersebut melibatkan Satpol PP Kecamatan Lembor.
"Pemerintah Desa Siru bersama Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Lembor, melakukan operasi penertiban hewan ternak yaitu kambing di Dusun Wongkol Kampas, Desa Siru, Kecamatan Lembor. Ada empat ekor kambing yang berhasil diamankan, satu kambing jantan, satu kambing betina dan dua ekor anaknya," kata Kepala Desa Siru Sumardi, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (23/1/2020).
• Imlek di Ende Diisi Dengan Perayaan Misa
Operasi penertiban ternak pada Rabu (22/1/2020) itu dipimpin langsung oleh Sumardi selaku Kepala Desa Siru dan Kepala Seksi Trantib Kecamatan Lembor, Yohanes D Wahidin.
"Operasi ini dilakukan setelah memberikan teguran lisan, surat peringatan dan pengumuman di rumah ibadah yaitu masjid kepada warga untuk mengikat ternaknya atau dikandangkan," kata Sumardi.
• Penjelasan Sekwan Soal Kunker dan Perjalanan Dinas DPRD Lembata ke BPH Migas
Dia menambahkan, setelah tahapan itu, ada pemilik ternak yang belum juga mengikat ternaknya maka pemerintah Desa Siru berkoordinasi dengan Camat Lembor, Pius Baut, untuk melakukan operasi dengan melibatkan satuan Polisi Pamong Praja.
Empat ekor kambing yang berhasil ditangkap dalam operasi itu, untuk sementara diikat di sekitar Kantor Desa Siru.
"Nanti pemilik ternak itu akan membuat surat pernyataan agar kambingnya diikat," kata Sumardi.
Salah satu warga Desa Siru Syamsudin, menuturkan bahwa dia kerap kali menjaga tanaman padinya agar tidak dimakan oleh kambing yang berkeliaran bebas.
"Setiap hari saya selalu menjaga padi agar tidak dimakan kambing. Semoga setelah dilakukan operasi ini warga mengikat kambingnya," kata Syamsudin. (Laporan reporter pos-kupang.com, servatinus mammilianus)