Warga Kota Kupang Resah Dugaan Penculikan Anak yang Beredar di FB, Begini Pernyataan Ibu Korban
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial yang diragukan kebenarannya
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
"Dia (Ulyani Djara) membuat postingan Facebook bahwa ada percobaan hipnotis dan penculikan anak berdasarkan asumsi pribadi dan bentuk ketakutan dirinya sendiri," katanya.
Selanjutnya, Lurah Kayu Putih lalu menyampaikan kepada Ullyani Djara aģar segera membuat klarifikasi di akun Facebook tentang kejadian yang sebenarnya.
Hal itu dimaksudkan agar adanya informasi yang benar dan tidak meresahkan masyarakat sekaligus dapat meredam isu yang sudah terlanjur berkembang akibat postingan status tersebut.
"Kejadian tersebut harus diklarifikasi sesuai fakta yang ada sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," ujarnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial yang diragukan kebenarannya
Selain itu, pihaknya juga mengimbau jika masyarakat mendapatkan kejadian dugaan penculikan, diharapkan untuk segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
"Sehingga dapat kita tindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku," katanya.
• Kasus Lakalantas di Jln Thamrin Kota Kupang, Polisi Akan Lakukan Gelar Perkara
• Bagikan Berita Penculikan Anak di Medsos, Polisi Amankan Sejumlah Netizen
Sementara itu, berikut kutipan postingan Uliyani Djara menggunakan akun Facebook Yanni Christian pada Rabu (15/1/2020) pukul 23.00 Wita.
Mohon perhatian buat semua sahabat Facebook
Waspada penculikan anak
Kejadian td sore dekat KOREM,TEPAT NYA DEPAN SMA NEGERI 5, ANAK YANNI CHRISTIAN HAMPIR DI HIPNOTIS DAN DI AJAK SAMA ORANG YG TIDAK DI KENAL BERUNTUNG ANAK LAKI LAKI YANNI TIDAK MENDEKAT DAN LANGSUNG LARI
TOLONG PARA ORANG TUA KOMUNIKASI DNG ANAK KL BS JNG KONTAK MATA DNG PELAKU KRN TAKUT NYA DI HIPNOTIS KL BGT LANGSUNG TERIAK SAJA kl ORANG TIDAK DI KENAL MENDEKAT , JNG LARI