Berita Pendidikan

Tamu Kita: Drs. Tagela Ibisola Pengayom Masyarakat Sumba Tengah

Itulah prinsip Drs. Tagela Ibisola, saat ini menjadi Ketua DPRD Kabupaten Sumba Tengah dari Partai Nasdem Kabupaten Sumba Tengah.

Tamu Kita: Drs. Tagela Ibisola Pengayom Masyarakat Sumba Tengah
Petrus Piter
Ketua DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Drs. Tagela Ibisola1

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Menjadi pemimpin harus menjadi suriteladan bagi segenap anggota masyarakat.

Pemimpin bijaksana adalah pemimpin yang mendengar, melayani dan mengayomi seluruh masyarakat tanpa membedakan satu dengan lainnya.

Seorang pemimpin tidak boleh tipis perasaan, karena akan mengalahkan akal sehat menanggapi sebuah persoalan masyarakat.

Abraham Samad & Ferdinand Hutahaean Nilai KPK Lamban Geledah Kantor DPP PDIP, Dilema?

Karena itu menjadi pemimpin haruslah rendah hati, senantiasa siap mendengarkan keluh kesah anggota masyarakat dan siap memperjuangkannya.

Itulah prinsip Drs. Tagela Ibisola, yang saat ini menjadi Ketua DPRD Kabupaten Sumba Tengah periode 2019-2024 dari Partai Nasdem Kabupaten Sumba Tengah.

Apa dan siapa sosok Tagela Ibisola, ikuti wawancara Wartawan Pos Kupang, Petrus Piter, Drs.Tagela Ibisola belum lama ini di kantornya di Waibakul, Sumba Tengah.

Putus dari Reino Barack & Dekat dengan Ryochin, Panglima Langit Sebut Luna Maya Tak Nikah Tahun ini

Anda adalah alumnus Jurusan Administrasi Niaga Undana. Mengapa tidak memilih ASN ketimbang menjadi politisi?
Memang awal sempat mengikuti tes CPNS pada tahun 1993 dan tidak lulus. Semenjak itu tidak mengikuti tes lagi. Setelah selesai kuliah, kembali ke kampung halaman di Anakalang. Pada tajun 1991 berkerja sebagai koordinator gerakan membangun desa dan kader pembangunan desa selama dua tahun masa kontrak di Gerbades.
Selanjutnya menjadi pendamping IDT dan menjadi unit pengelolah keuangan PPK di Kecamatan Katikutana (saat itu masih Kabupaten Sumba Barat) dan terakhir menjadi seorang kontraktor kecil-kecilan.

Kapan Anda memutuskan terjun ke dunia politik?
Sejatinya semenjak dibangku kuliah sudah bergelut di berbagai organisasi intra kampus maupun organisasi ekstra kampus. Bahkan, pernah menjadi anggota pengurus Partai Golkar Kabupaten Kupang sebelum memutuskan kembali ke Anakalang tahun 1991. Karena itu, ketika Kabupaten Sumba Tengah terbentuk pada tahun 2007 dan pemilu legislatif berlangsung tahun 2009, saya memutuskan mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Sumba Tengah. Dan, terpilih terus terpilih sampai saat ini.

Bagaimana perasaan Anda mendapat kepercayaan rakyat untuk terus menjadi wakil rakyat di Kabupaten Sumba Tengah?
Ya, perasaannya pasti senang. Namun, dibalik itu adalah sebuah tantangan apakah masih menjalankan amanah sesuai harapan rakyat Sumba Tengah. Sebab, bila melenceng maka rakyat pasti tidak memilih saya lagi. Untuk itu, saya terus berusaha menjalankan tugas sebaik-baiknya agar berdampak positip bagi kemajuan rakyat Sumba Tengah.
Bagi saya berkarya di dunia politik lebih leluasa berpendapat ketimbamg menjadi PNS yang telah terikat dengan peraturan yang ketat dan membatasi PNS berpolitik.

Teddy Beberkan Obat-obatan yang Dikonsumsi Lina, eks Istri Sule Disebut Wafat karena Penyakit ini

Halaman
123
Penulis: Petrus Piter
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved