Diterjang Gelombang Pasang, Pantai Warna Oesapa Kupang Dipenuhi Aneka Sampah

Diterjang gelombang pasang Pantai Warna Oesapa Kota Kupang dipenuhi aneka sampah plastik

Diterjang Gelombang Pasang, Pantai Warna Oesapa Kupang Dipenuhi Aneka Sampah
POS-KUPANG.COM/VINSEN HULER
Sampah di Pantai Warna Oesapa Kota Kupang, Senin (13/1/2020) 

Diterjang gelombang pasang Pantai Warna Oesapa Kota Kupang dipenuhi aneka sampah plastik

POS-KUPANG.COM | KUPANG - SeLepas diterjang gelombang pasang pada hari minggu, ( 12/1/2020) kemarin, kondisi di sepanjang bibir pantai 3 warna Oesapa Kota Kupang dipenuhi sampah-sampah plastik

"Sampah di sini karena cuaca yang sonde bae. Mungkin juga karena tadi malam air laut nae.
Jika cuaca buruk datang, maka begini sudah keadaannya. Sampah-sampah plastik bertebaran di sepanjang bibir pantai" Kata Desry Mesah. Senin (13/1/2020) di Pantai Warna Oesapa Kota Kupang.

Siklus Tropis Crodia Porak-Porandakan Cafe-Cafe di Pantai Warna Oesapa Kupang

Dikatakan Desry, hal ini mungkin karena kesadaran dari pihak masyarakat belum diaktifkan. Jika musim penghujan tiba, biasanya banjir dari darat membawa serta gerombolan sampah-sampah ke daerah bibir pantai.

Desry menuturkan, tahun lalu pernah terjadi kejadian seperti ini dan pernah diperbaiki. "Kadang juga ada pembersihan tetapi masyarakat belum terlalu sadar dan masih tetap membuang sampah sembarangan," kata Desry.

APBD TTS 2020 Rp 1,6 Triliun Lebih, Ini Imbauan Sekda TTS Marthen Selan Kepada Kepala OPD

"Masyarakat bukan hanya belum ada kesadaran akan pentingnya lingkungan. Melainkan belum mengaktifkan adanya kesadaran tentang kebersihan lingkungan," kata Yursry Manafe menambahkan.

Sementara itu, Maria Hayon Fanggi, salah seorang warga di sekitar pantai warna Oesapa menuturkan, tumpukan sampah berasal dari deker-deker, kali dan muara yang kemudian berkumpul dan bertemu di bibir pantai.

Kata Maria Hayon, sampah jenis ini merupakan sampah yang diproduksi oleh rumah tangga. "Oleh karena tempat ini merupakan dataran rendah maka muda sekali sampah-sampah berkumpul di sini," ujarnya.

Dikatakan Maria, pemerintah sudah siapkan tempat sampah. Tetapi masyarakat kurang memahami tentang apa arti sampah, tandasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Vinsen Huler)

Penulis: PosKupang
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved