VIDEO: Putri Petugas Kesehatan di Maumere, Direnggut Penyakit Demam Berdarah. Ini Videonya

VIDEO: Marsela, Putri Petugas Kesehatan di Maumere, Direnggut Penyakit Demam Berdarah. Marsela meninggal saat dirawat di RSUD TC Hillers Maumere.

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Frans Krowin

VIDEO: Putri Petugas Kesehatan di Maumere, Direnggut  Penyakit Demam Berdarah. Ini Videonya

POS-KUPANG.COM, MAUMERE – VIDEO: Putri Petugas Kesehatan di Maumere, Direnggut  Penyakit Demam Berdarah. Ini Videonya

Elisabeth, putri salah seorang petugas kesehatan di Kabupaten Sikka, direnggut penyakit demam berdarah dengue (DBD), Selasa (7/1/2020).

Bocah itu menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 16.00 Wita, di RSUD dr. TC Hillers Maumere.

VIDEO: Serda Akbar Antusias Ikut Kelas Jurnalistik Di Mako Brigif Camplong, NTT. Simak Videonya

VIDEO: Diterpa Angin Kencang, Atap Teras Puskesmas Lewa, Sumba Timur, Rusak. Ini Videonya

VIDEO: Indahnya Pantai Mondu, Sumba Timur, Pantulkan Cinta Lewat Pasir Putih. Ini Videonya

Peristiwa yang tak disangka-sangka itu mengejutkan semua abdi kesehatan di Kabupaten Sikka, Flores, Provinsi NTT.

Kejadian ini seolah menjadi sebuah ironi. Karena Dinas Kesehatan Kabupaten  Sikka  menargetkan  kematian nihil  pada  anak  yang terserang penyakit demam  berdarah  dengue (DBD) dalam tahun tahun  2020.  

Nyatanya, baru hari ke tujuh awal tahun 2020, salah seorang balita justeru menghembuskan nafas terakhir karena menderita penyakit DBD.

“Target  kami  di tahun  2020,  adalah angka kematian  nol  dalam kasus  DBD.  Ternyata anak  dari staf  saya  di  Puskesmas Watubain, Kecamatan  Talibura, menjadi korban pertama  serangan  DBD. Saya  terkejut sekali kejadian ini.”

Demikian kalimat yang meluncur dari bibir Pelaksana Tugas (Plt)  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten   Sikka,  Petrus  Herlemus, kepada  POS-KUPANG.COM, di Maumere, Rabu   (8/1/202020) siang.

Petrus  menyatakan,  setelah  mendengar kabar tentang kasus DBD yang merenggut nyawa Marsela, pada Selasa (7/1/2020) pukul 16.00 Wita, pihaknya langsung menginstruksikan petugas untuk melakukan fogging.

Fogging (pengasapan) itu, katanya, dilakukan pada Rabu (8//1/2020) pagi, di  sekitar lokasi  pemukiman  korban di    kompleks  B3KD, di Kelurahan  Kota Baru,  Kecamatan  Alok   Timur.

Setelah  dilakukan fogging pada hari  pertama  tersebut, lanjut dia, tiga hari berikutnya akan dilakukan lagi  penyemprotan.

VIDEO: Lihat, Betapa Banyaknya Wisatawan Berkunjung ke Destinasi Air Panas Mengeruda. Ini Videonya

VIDEO: 3 Jam Lebih KM Bukit Siguntang Tak Bisa Merapat di Pelabuhan Lorens Say Maumere. Ini Videonya

VIDEO: Cuaca Ekstrem di NTT Paling Berdampak di Manggarai, Flores. Simak Videonya

Ia juga mengajak masyarakat  setempat agar melaksanakan tindakan  3M Plus, yakni   Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat-rapat tempat penampungan air, dan Menimbun kaleng-kaleng bekas atau wadah lainnya, yang selalu digenangi air.

Langkah berikutnya, lanjut dia, yakni menebarkan abate pada bak-bak mandi, kolam dan lainnya.

“Kami  punya  Tim  Reaksi  Cepat di  Dinas Kesehatan  Sikka dan   Puskesmas. Begitu  ada  gelaja dan kejadian  DBD, maka tim segera  bergerak cepat,” kata  Petrus Herlemus.  (POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a)

Tonton Videonya Di Sini:

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved