Alumni Jadi Hakim MK, Dekan FH Undana Kupang Mengaku Bahagia

dosen tetap di Fakultas Hukum Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya ini adalah seorang akademisi murni di bidang yang dipercaya saat ini.

Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
zoom-inlihat foto Alumni Jadi Hakim MK, Dekan FH Undana Kupang Mengaku Bahagia
ISTIMEWA
Yorhan Yohanis Nome, SH., M.Hum, Dekan Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Area lampiran

Alumni Jadi Hakim MK, Dekan FH Undana Kupang Mengaku Bahagia

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik Daniel Yusmic Pancastaki Foekh sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menggantikan I Dewa Gede Palguna yang habis masa jabatannya.

Daniel yang juga alumni Fakultas Hukum (FH) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang ini mengucapkan janji hakim konstitusi di depan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2020).

Menanggapi hal tersebut, Dekan FH Undana, Yorhan Yohanis Nome, SH., M.Hum mengaku sangat bahagia, karena salah satu alumni dari fakultas yang dipimpinnya dipercaya mengemban tugas tersebut.

"Sebagai salah satu alumni FH Undana tahun 1985, saya bergembira lah, karena alumni kami ternyata berkapasitas dan dipercaya," katanya saat dihubungi per telepon pada Selasa (7/1/2020) malam.

Menurutnya, Daniel yang saat ini merupakan dosen tetap di Fakultas Hukum Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya ini adalah seorang akademisi murni di bidang yang dipercaya saat ini.

"Saya melihat dia punya kemampuan untuk itu sehingga, kalau terpilih menjadi hakim MK bagi saya ini sesuatu yang wajar karena dia punya kapasitas untuk itu," ujarnya.

Sementara itu, dari sisi non akademik, Daniel juga dikenal sebagai seorang aktivis tulen sejak masih menempuh kuliah di Kota Kupang hingga saat ini.

"Kalau di Kupang dia sudah menjadi aktivis tulen, sampai di tingkat pusat juga aktivis tulen, jadi saat baru-baru ini kami bertemu di Jakarta ia masih menceritakan aktivitasnya sebagai seorang aktivis," katanya.

Berbekal kemampuan secara akademik dan non akademik, Daniel juga dikenal sebagai sosok yang memiliki relasi yang sangat bagus.

"Tentunya dari sisi kapasitas di luar kemampuan dia, dia sudah punya kemampuan manajerial ketika di organisasi-organisasi di luar pemerintah sehingga dia punya relasi yang sangat luas," jelasnya.

Kepercayaan yang diberikan sebagai hakim MK, lanjut Yorhan, merupakan tantangan yang harus dilalui dan diketahui bahwa Daniel merupakan orang asal Provinsi NTT yang baru pertama kali menduduki posisi tersebut.

Sehingga, pihaknya berharap Daniel menjaga integritas dan kepercayaan yang diberikan oleh Presiden RI.

"Karena bagi saya ini merupakan taruhan, sehingga nama pribadi, nama alumni FH Undana ke depannya kami harapkan membawa nama baik bagi FH dan NTT itu harapan kami," katanya.

Daniel Foekh Harus Jaga Kepercayaan

Ana Kolin Bangga Teman Seangkatan Jadi Hakim MK

Ibu Muda yang Bunuh Bayi 2 Tahun Punya Catatan KDRT dan Pengrusakan di Polres Kupang Kota

"Kesimpulan saya,ini adalah taruhan, orang-orang pertama (asal NTT) yang dipercaya untuk mengkawal konstitusi. Karena ini tidak main-main. Negara ini dapat berdiri karena kita punya konstitusi, Oleh karena itu butuh orang yang berintegritas dan itu tidak mudah," tambahnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved