penyelesaian Kasus Jiwasraya Butuh Proses Panjang, 10 Orang Dicegah ke Luar Negeri
Perlu proses yang agak panjang," ujar Jokowi di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (2/1/2020). Jokowi mengaku telah meminta Kementerian BUMN,
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) banyak berinvestasi pada aset-aset berisiko tinggi untuk mengejar keuntungan tinggi.
Di antaranya, penempatan saham sebanyak 22,4 persen senilai Rp 5,7 triliun dari aset finansial.
Sejumlah 5 persen dana ditempatkan pada saham perusahaan dengan kinerja baik, sisanya 95 persen dana ditempatkan di saham yang berkinerja buruk.
Selain itu, penempatan reksa dana sebanyak 59,1 persen senilai Rp14,9 triliun.
• Makan Konate Resmi Dibuang Arema FC, Ini Klub Baru Striker Anyar Persebaya atau Persib?
Sebanyak 2 persen dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja baik. Sementara 98 persen dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja buruk.
Akibatnya, PT Asuransi Jiwasraya hingga Agustus 2019 menanggung potensi kerugian negara sebesar Rp 13,7 triliun. (Seno Tri Sulistiyono/Ilham Rian Pratama)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Jokowi Sebut Penyelesaian Kasus Jiwasraya Butuh Proses Agak Panjang, 10 Orang Dicegah ke Luar Negeri, https://wartakota.tribunnews.com/2020/01/03/jokowi-sebut-penyelesaian-kasus-jiwasraya-butuh-proses-agak-panjang-10-orang-dicegah-ke-luar-negeri?page=all.
