Salam Pos Kupang

Natal dan Kedamaian Hati

Mari membaca dan simak pesan Salam Pos Kupang berjudul: Natal dan Kedamaian Hati

Natal dan Kedamaian Hati
Dok
Logo Pos Kupang

Mari membaca dan simak pesan Salam Pos Kupang berjudul: Natal dan Kedamaian Hati

POS-KUPANG.COM - SETELAH melewati masa adven, hari Selasa besok, 24 Desember 2019, umat Kristiani di seluruh dunia, baik Katolik maupun Kristen Protestan memasuki hari raya Natal, yaitu hari kelahiran sang juru selamat Yesus Kristus.

Berbagai persiapan sudah dilakukan menjelang hari raya kelahiran Yesus Kristus sang juru selamat itu, baik persiapan liturgis maupun non liturgis. Tapi dari fakta yang terjadi selama ini, persiapan non liturgis jauh lebih sibuk dibanding liturgis.

Natal Karena Cinta

Demi keamanan umat dalam menjalankan ibadah selama hari raya Natal hingga Tahun Baru, tim keamanan gabungan dari TNI dan Polri serta instansi lainnya sudah disiagakan beberapa hari menjelang hari puncak. Singkat kata, aparat keamanan sudah siap dan menjamin keamanan umat dalam menjalankan ibadan sejak hari raya Natal hingga Tahun Baru.

Tak hanya dari aspek keamanan, pemerintah juga sudah melakukan antisipasi dengan menyiapkan logistik yang memadai untuk pemenuhan kebutuhan menjelang hingga pada hari raya Natal dan Tahun Baru sampai pasca hari raya.

GP Ansor NTT Kerahkan 500 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru

Wujud kesiapan pemerintah dibuktikan dengan melakukan sidak ke berbagai tempat dan distributor logistik guna mengecek kesiapan logistik di tempat tersebut. Bahkan pemerintah juga melakukan operasi pasar untuk menekan jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan sendiri.

Pihak bank pun tak ketinggalan. Mengantisipasi meningkatnya kebutuhan anggaran pada saat liburan hari raya Natal dan Tahun Baru, hampir semua bank menyediakan uang yang banyak di ATM. Tak ketinggalan pihak rumah sakit serta pihak-pihak yang mengelola fasilitas umum lainnya.

Tapi yang jauh lebih sibuk dari semua itu ialah persiapan di masing-masing rumah tangga. Setiap rumah tangga umat Kristiani sudah pasti menggelontorkan anggaran yang tidak sedikit atau jauh berbeda dari yang biasa menjelang hari raya Natal.

Beraneka barang yang dibutuhkan dibelanjakan menjelang hari raya Natal. Misalnya kebutuhan membeli pakaian baru, kue dan minuman pada hari Natal, dan berbagai jenis barang lainnya.

Berbagai persiapan tersebut bukan tidak penting. Semua itu penting untuk melengkapi kegembiraan saat merayakan hari raya Natal atau kelahiran sang juru selamat Yesus Kristus. Tapi jauh lebih penting dari semua itu ialah bagaimana persiapan batin kita dalam menyambut kedatangan sang juru selamat Yesus Kristus ke dunia atau ke dalam hati kita.

Salah satu esensinya adalah kedamaian. Natal harus memberikan kedamaian di hati kita, tidak ada rasa iri dan benci, dendam, dan sakit hati terhadap sesama.

Selain itu, Natal juga berarti sederhana dan solider. Kita harus bersikap sederhana dan solider, saling berbagi, rendah hati, tidak angkuh, tidak sombong, tidak merasa diri lebih tinggi dan orang lain lebih rendah dari kita dan berbagai sikap sederhana lainnya. Itulah hakiki dari Natal yang kita rayakan. (*)

Penulis: PosKupang
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved