Berita Pendidikan
Program Tahun 2020 Pun Sudah Disiapkan, Mengenal BP PAUD dan Dikmas (4)
Tugas pokok dari BP PAUD dan Dikmas NTT adalah melaksanakan pengembangan program dan mutu pendidikan anak usia dini.
Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Apolonia Matilde
Laporan POS-KUPANG.COM, Geradus Manyela
POS-KUPANG.COM|KUPANG - Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Nusa Tenggara Timur ( BP PAUD dan Dikmas NTT) merupakan unit pelaksana teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang pengembangan pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat yang dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5 Tahun 2017.
Tugas pokok dari BP PAUD dan Dikmas NTT adalah melaksanakan pengembangan program dan mutu pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat.
Selain itu, BP PAUD dan Dikmas NTT juga memiliki 8 (delapan) fungsi utama yakni: 1) Pengembangan program pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat 2) Pemetaan mutu pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat 3) Supervisi satuan pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat 4) Fasilitasi penyusunan dan pelaksanaan program pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat 5) Pengembangan sumber daya pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat 6) Pengelolaan sistem informasi pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat 7) Pelaksanaan kemitraan di bidang pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat dan 8) Pelaksanaan urusan administrasi BP-PAUD dan Dikmas.
• Ramalan Zodiak Besok Jumat 20 Desember 2019 Gemini Bingung Scorpio Meledak-ledak Pisces Waspada Flu
Dalam siaran pers yang diterima Pos Kupang, Rabu (18/12/2019), pada tahun 2020, BP PAUD dan Dikmas NTT masih akan melaksanakan program sesuai dengan fungsi tersebut di atas yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat.
Pelaksanaan program PAUD dan Dikmas ini demi terlaksananya visi BP PAUD dan Dikmas NTT yakni "Terwujudnya PAUD dan DIKMAS yang bermutu, berkarakter, dinamis melalui pelibatan publik dan gotong -royong".
Pengembangan program PAUD dan Dikmas dilakukan berdasarkan prosedur yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 5 Tahun 2017.
• Wow! Dosen UCB Jadi Peneliti Terbaik, Begini Pesan Ketua LP3M Vinsen Making
Hasil Pengembangan program PAUD dan Dikmas ini digunakan pada satuan PAUD dan Dikmas di wilayah kerja BP PAUD dan Dikmas NTT yakni di 22 Kabupaten/Kota.
Pengembangan program PAUD dan Dikmas berupa Model Pembelajaran. Pada 2020, terdapat 6 model pembelajaran yang akan dikembangkan oleh BP PAUD dan Dikmas NTT di bidang PAUD dan Dikmas.
Selain pengembangan program, BP PAUD dan Dikmas NTT juga memiliki fungsi Pemetaan Mutu Satuan PAUD dan Dikmas.
Pemetaan Mutua dalah serangkaian kegiatan untuk mengetahui kondisi dan situasi yang menggambarkan peta mutu pendidikan Standar Nasional Pendidikan yang dilakukan oleh satuan pendidikan, penyelenggara, pemerintah daerah, dan pemerintah dalam kurun waktu tertentu.Pemetaan mutu PAUD dan Dikmas yang dimaksud saat ini adalah suatu kegiatan atau proses memetakan mutu program PAUD dan Dikmas yang diselenggarakan oleh satuan PAUD dan Dikmas (Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dan SPNF-Sanggar Kegiatan Belajar) yang berada di wilayah kerja BP PAUD dan Dikmas NTT yakni di 22 Kabupaten/Kota yang ada di NTT. Pada tahun 2020, terdapat 400 lembaga di NTT yang akan dipetakan mutunya.
• Polres Lembata Musnahkan 172 Liter Arak Hasil Operasi Pekat
Setelah Pemetaan Mutu Satuan PAUD dan Dikmas dilaksanakan, dilanjutkan dengan melaksanakan supervisi. Supervisi pendidikan adalah pembinaan berupa tuntunan menuju perbaikan situasi pendidikan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan.
Supervisi dalam rangka pengembangan mutu adalah upaya dari UPT PAUD dan Dikmas untuk memberikan pembinaan bagi setiap satuan pendidikan PAUD dan Dikmas agar mencapai standar nasional pendidikan. Pada tahun 2020, terdapat 400 lembaga yang akan dilaksanakan supervisi.
Fasilitasi pelaksanaan Program PAUD dan Dikmas juga akan dilaksanakan pada tahun 2020. Fasilitasi akan dilaksanakan pada 19 lembaga PAUD dan Dikmas yang ada di lingkungan BP PAUD dan Dikmas NTT.
• Waspada, 5 Gejala Sepele Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Jantung, Kaki Bengkak dan Sakit Bahu
Output yang diharapkan darifasilitasi pelaksanaan Program PAUD dan Dikmas ini adalah terlaksananya program PAUD dan Dikmas.