Aksi PMKRI Kefamenanu

Soal Tuntutan PMKRI Kefamenanu, Begini Tanggapan Ketua DPRD TTU Hendrik F Bana

Soal Tuntutan PMKRI Kefamenanu, Begini Tanggapan Ketua DPRD TTU Hendrik F Bana

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Ketua DPRD TTU, Hendrik F Bana 

Soal Tuntutan PMKRI Kefamenanu, Begini Tanggapan Ketua DPRD TTU Hendrik F Bana

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Menanggapi pernyataan sikap dari PMKRI Cabang Kefamenanu, Ketua DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Hendrik F Bana mengatakan pemerintah sudah mengalokasikan anggaran untuk membayar gaji guru kontrak sebanyak 525 orang.

Menurutnya, anggaran untuk pembayaran gaji 252 guru kontrak tersebut sudah dialokasikan oleh pemerintah daerah Kabupaten TTU melalui APBD induk tahun 2019.

Dari 14 Ekor Sapi Tewas Disambar Petir di Bolok Kupang, Satu Ekor Hidup Kembali

"Silahkan berurusan dengan pemerintah daerah untuk segera membayar," kata pria yang biasa disapa dengan nama panggilan Hen Bana, saat ditemui di ruang sidang utama DPRD TTU, Kamis (5/12/2019).

Hen mengatakan, sangat disayangkan jika pemerintah daerah tidak membayar gaji para guru kontrak. Sebab, menurutnya, gaji tersebut merupakan hak dari 525 guru kontrak.

"Jadi kalau sampai tidak dilakukan pembayaran, maka saya pikir ini suatu pelanggaran yang berat," tegasnya.

Cari Sarang Walet, Yohanes Jatuh ke Dalam Jurang Tanjung Ngunju di Sumba Timur

Hen mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan tugas pengawasan dengan baik kepada pemerintah daerah untuk segera melakukan pembayaran terhadap gaji guru kontrak. Namun pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa karena yang melakukan pembayaran adalah pemerintah.

"Tapi eksekusinya ada pada pemerintah. Domainnya ada pada pemerintah," ungkapnya.

Terkait dengan nasib 1.187 guru kontrak yang sudah terbitkan SK, kata Hen, pihaknya sudah meminta kepada OPD teknis terkait dengan analis kebutuhan guru kontrak, namun disajikan tidak lengkap.

"Jadi bukan kami tidak setuju, tapi kajian analisis kebutuhan sangat kabur. Makanya kami menolak. Kami mendrop," terangnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved