Dari 14 Ekor Sapi Tewas Disambar Petir di Bolok Kupang, Satu Ekor Hidup Kembali

Dari 14 ekor sapi Tewas Disambar Petir di Bolok Kabupaten Kupang, satu ekor hidup kembali

Dari 14 Ekor Sapi Tewas Disambar Petir di Bolok Kupang, Satu Ekor Hidup Kembali
ISTIMEWA
Ternak sapi milik warga di Dusun 5 ,Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang yang tewas disambar petir, Kamis (5/12/2019). 

Dari 14 ekor sapi Tewas Disambar Petir di Bolok Kabupaten Kupang, satu ekor hidup kembali

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sebanyak 14 ekor sapi yang disambar petir di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat,Kabupaten Kupang hanya 13 ekor yang mati. Satu ekor dinyatakan hidup kembali.

Hal ini disampaikan Camat Kupang Barat, Yusak Ulin ,Kamis (5/12/2019) malam.

Menurut Yusak, ke-14 ekor sapi yang itu disambar petir hanya ada 13 ekor yang mati ,sedangkan satu ekor dinyatakan kembali hidup.

Cari Sarang Walet, Yohanes Jatuh ke Dalam Jurang Tanjung Ngunju di Sumba Timur

"Jadi saya ralat, sapi yang mati itu hanya 13 ekor, bukan 14 ekor. Saya baru pulang dari lokasi, ternyata satu ekor masih hidup," kata Yusak.

Ditanyai soal pemilik sapi, ia mengatakan, pemilik sapi adalah warga desa tetangga, yakni Desa Nitneo.

"Saya ke lokasi, sapi yang kena sambar petir itu sudah diambil oleh pemilik. Pemiliknya dari Desa Nitneo," katanya.

KPA Kota Kupang : Enam Persen Mahasiswa di Kupang Terkena HIV/AIDS

Dikatakan, saat hujan mengguyur wilayah itu, sapi milik warga Nitneo berada di wilayahnya.

"Kemungkinan karena sapi-sapi itu ada di satu lokasi sehingga terkena sambar petir," katanya.

Anggota DPRD NTT asal Kabupaten Kupang, Nelson Matara mengatakan, peristiwa itu sudah diketahui dan sebenarnya biasa terjadi.

Halaman
1234
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved