Bupati Kamelus Jadi Ketua Alumni Undana Kupang di Manggarai

Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H dilantik menjadi Ketua Ikatan Alumni Undana Kupang di Manggarai Periode 2019-2023.

Bupati Kamelus Jadi Ketua Alumni Undana Kupang di Manggarai
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
Bupati Manggarai bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan serta Pengurus Ikatan Alumni Undana Kupang usai pelantikan Ikatan Alumni Undana Kupang di Aula Ranaka, Kantor Bupati Manggarai, Senin (25/11/2019) siang. 

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H dilantik menjadi Ketua Ikatan Alumni Undana Kupang di Manggarai Periode 2019-2023.

Pelantikan Bupati Kamelus berlangsung di Aula Ranaka, Kantor Bupati Manggarai oleh Rektor Undana yang diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Si, Senin (25/11/2019) siang.

Hadir bersama Wakil Rektor, Dekan Fakultas Pertanian Undana Kupang, Dr. Ir. Damianus Adar, M.Ec, Guru Besar FKIP, Prof. Dr.Fransiskus Bustam, M.Lib dan Prof.Drs.Feliks Tans, Ph.D.

Viktoria Luruk Nahak: Mengajar Jauh dari Tempat Tinggal Bukanlah Halangan

Jalannya pelantikan Bupati Kamelus menjadi Ketua Ikatan Alumni Undana di Manggarai disaksikan para alumni Undana yang bekerja sebagai ASN Manggarai yang menduduki jabatan eselon II, III dan IV.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Undana Kupang, Dr. Siprianus usai pelantikan dalam sambutannya menjelaskan, pentingnya melantik para alumni Undana yang sudah bekerja di berbagai bidang yang berada di Indonesia dan luar negeri.

Dulu Sering Bertengkar dengan Guru, Ketua DPD REI NTT: Ada Satu Guru Spesial Buat Saya

"Kemarin waktu Dies Natalis Ke-57 sampai dengan wisuda kemarin hari Sabtu bulan September Undana sudah meluluskan sejumlah 68.438 lulusan dan tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan juga beberapa negara. Kalau kita melihat jumlah seperti ini pasti siapapun dia siapa pun pasti berpikir dan berpandangan bawah ini satu kekuatan yang sangat luar biasa. Walaupun jumlah ini memang mungkin sudah banyak orang yang sudah tidak ada lagi. Paling tidak sebagian besar itu masih ada satu kekuatan cuma seperti ini kita tidak perlu tahu secara secara detail sebaran daripada alumni-alumni baik dengan tempat maupun lebih utama adalah berkaitan dengan posisi kerja atau tugas yang dilakukan oleh masing-masing.Bukan kita melihat tahu satu per satu secara umum itu seperti apa maksudnya apa itu kalau sampai itu kita bisa tahu kalau kita kita punya data sistem yang bagus. Maka akan sangat mudah untuk melakukan satu kerjasama karena perkembangan serta sekarang indikator untuk menilai intensitas memang sudah sangat berbeda dengan yang dulu ada 3 SDM yang yang harus harus bertanggung jawab dan mendukung di kertas itu adalah alumni-alumni," papar Siprianus.

Ia menjelaskan, sekarang masih terus dibentuk ikatan alumni karena masih merupakan satu kesatuan dalam indikator-indikator untuk mencapai peringkat universitas berula akreditasi universitas.

"Itu sangat penting. Kita kemarin dihadapkan dengan berbagai pertanyaan kebijakan-kebijakan terhadap kita memang agak macet di situ sejauh mana kontribusi alumni. Apa saja kontribusinya seperti apa itu memang masalah tetapi maksudnya adalah kontribusi yang baik untuk perkembangan juga akan lebih bagus seperti itu jangan mengharapkan bahwa bisa meningkat kalau memang itu tidak aktif di dalam di dalam perkembangan seperti seperti seperti yang kita maksudnya. Kita harus tahu posisi di mana dan juga kekuatan-kekuatan misalnya seperti pekerjaan di bidang pemerintahan, politisi, wirausaha dan kemasyarakatan Karena semua itu merupakan salah satu kerjasama yang baik sebagai satu destinasi baru.Paling tidak para mahasiswa kita untuk bisa melakukan praktek kerja lapangan. Paling tidak kita kan kerjasama sehingga kita tidak cari ke mana-mana," papar Siprianus.

Sementara itu, Bupati Kamelus usai dilantik menjadi Ketua Ikatan Alumni Undana Kupang saat sambutan mengatakan, ke depan ia akan melakukan pendataan semua alumni di Manggarai dari kabupaten hingga ke desa.

"Kita akan siapkan formatnya dalam waktu dekat akan bisa memperoleh informasi data berapa sesungguhnya jumlah yang pertama dan yang kedua tadi juga sudah banyak hal yang bisa kita kerjakan ke depan. Tetapi mungkin juga butuh satu ketika kita duduk dulu walaupun tidak sempat bertemu mungkin itu karena teknologi kira-kira apa yang untuk apa namanya mengisi data-data yang berkaitan dengan siswa yang mau masuk perguruan tinggi negeri. Saya akan menyurati kepala sekolah SMA di Manggarai sebagai Ketua Ikatan Alumni Undan Kupang," papar Bupati Kamelus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved