News

Warga Desa Mnela Anen Geruduk DPRD TTS Lapor Kepala Desa, Ini 'Dosanya' dan Respons Dewan

Enam warga Desa Mnela Anen, Kecamatan Fatukopa, mendatangi Kantor DPRD TTS, Rabu (20/1/2019) siang.

Warga Desa Mnela Anen Geruduk DPRD TTS Lapor Kepala Desa,  Ini 'Dosanya' dan Respons Dewan
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Warga Desa Mnela Anen, Kecamatan Fatukopa, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) saat mengadukan kepala desanya ke Komisi 1, DPRD TTS, Rabu (20/11/2019). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Dion Kota

POS KUPANG, COM, SOE - Enam warga Desa Mnela Anen, Kecamatan Fatukopa, mendatangi Kantor DPRD TTS, Rabu (20/11/2019) siang.

Mereka mengadukan kepala desa setempat, YF, yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap kelompok penerima manfaat (KPM) bantuan beras sejahtera (rastra) dan membangun rumah pribadi di atas tanah milik desa.

Kedatangan warga Desa Mnela Anen diterima Ketua Komisi 1 DPRD TTS, Uksam Selan. Kepada Uksam, seorang warga, Piter Fallo menyebut sejak tahun 2016 lalu, Kades YF menarik Rp 50 ribu dari seluruh penerima rastra di Desa Mnela Anen.

Alasannya, uang tersebut disumbangkan untuk desa. Bahkan di awal tahun 2019, jatah beras KPM penerima rastra dipotong 10 kilogram per KPM dengan alasan diberikan kepada masyarakat miskin yang belum terakomodir dalam KPM.

Namun kenyataannya bantuan beras tersebut tak pernah dibagikan kades kepada warga miskin yang tak masuk dalam KPM.

"Kepala desa kami lakukan pungli kepada masyarakat miskin penerima bantuan rastra. Tiap kali bantuan beras datang, kita diminta Rp 50 ribu per orang," ungkap Piter.

Warga lain, Simon Taneo, menambahkan, Kades YF berani membangun rumah pribadi di atas tanah desa yang dihibahkan keluarga Fallo. Warga meminta agar para wakil rakyat menindak Kades YF yang telah menyusahkan warga Desa Mnela Anen.

Ketua Komisi 1 DPRD TTS, Uksam Selan, menegaskan, pihaknya segera berkoordinasi dengan BPMD dan camat setempat agar hari Sabtu (23/11) turun ke Desa Mnela Anen melakukan klarifikasi.

Jika yang diadukan masyarakat tersebut benar, katanya, Kades YF wajib mengembalikan uang masyarakat dan memindahkan rumahnya apa pun caranya. *

Penulis: Dion Kota
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved