Sever Rusak, Dukcapil Sumba Timur Layani Surat Keterangan Bagi Bakal Calon PNS

Akibat sever rusak, Dukcapil Sumba Timur layani surat keterangan bagi Bakal calon PNS

Sever Rusak, Dukcapil Sumba Timur Layani Surat Keterangan Bagi Bakal Calon PNS
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Warga pencari kerja sedang mengurus Suket di Kantor Disdukcapil Sumba Timur 

Akibat sever rusak, Dukcapil Sumba Timur layani surat keterangan bagi Bakal calon PNS

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dukcapil) Kabupaten Sumba Timur saat ini hanya bisa melayani surat keterangan (Suket) pengganti KTP bagi warga pencari kerja di Sumba Timur termasuk bakal calon (Balon) Pegawai Negeri Sipil yang hendak mengurusnya, sebab server untuk perekaman dan pencetakan KPT elektronik (E-KTP) saat ini mengalami kerusakan.

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sumba Timur, Christofel Praing, ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Kamis (14/11/2019) siang.

Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang Kembangkan Kreativitas Melalui Sampah Plastik

Christofel mengaku, selama proses pelamaran bagi pencari kerja yang hendak ikut CPNS untuk mengurus E-KTP sangat tinggi sejauh ini.

Christofel menjelaskan, sudah ada surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri terkait yang hilang, rusak E-KTP atau ada perubahan elemen data hanya diberikan Suket. Sedangkan yang diprioritaskan adalah bagi warga yang baru melaksanakan perekaman.

Kios Latifah Ludes Dilalap Api, Lurah Oepura Koordinasi Dinas Kota Kupang, Ini Hasilnya

"Suket ini sama nilainya dengan E-KTP, ini sudah ada penegasan dari BKN bahwa Suket ini bisa digunakan untuk pengantian dari E-KTP saat melamar tes CPNS,"jelas Christofel.

Kata dia, ketersediaan blangko E-KTP sangat terbatas diberikan, bukan hanya di Sumba Timur tapi di seluruh daerah di Indonesia.

"Kita hanya diberikan 500 blangko, pada saat yang sama mendekati 1000 blangko untuk siap diprint atau dicetak KTPnya,"ungkap Christofel.

Christofel juga mengaku, ketersediaan blangko saat ini di Dinas sudah menipis, begitu juga saat ini tidak bisa dilayani print fisik, sebab server mengalami kerusakan.

"Soal blangko saya tidak tau presis berapa yang masih tersediah, tapi sudah tidak bisa kita layani kan server untuk cetak untuk perekaman E-KTP ada rusak. Jadi kalau ada yang datang urus KTP kita hanya kasih Surat Keterangan saja pengganti KTP,"ungkap Christofel.

Terkait kerusakan server tersebut, kata Christofel, pihaknya sudah melakukan pengajuan untuk pengantian server yang baru dan sekarang sedang diproses untuk diganti. Diperkirakan akhir bulan ini server sudah tiba dan siap digunakan.

"Kita sudah ajukan untuk perbaikan, dan kini sudah sementara proses pengadaan server baru diperkirakan akhir bulan ini atau awal Desember sudah ada server. Sebab server ini ada berapa alatnya harus pesan dari luar Negeri karena dia harus orginal,"pungkas Christofel. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved