Guru SD dan SMP di Manggarai Timur Ikut Pelatihan Teknis Seni Budaya

Para Guru SD dan SMP di Manggarai Timur ikut pelatihan teknis seni budaya

Guru SD dan SMP di Manggarai Timur Ikut Pelatihan Teknis Seni Budaya
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
Kadis P dan K Matim saat membuka pelatihan teknis seni dan budaya bagi guru SD dan SMP di Manggarai Timur 

Para Guru SD dan SMP di Manggarai Timur ikut pelatihan teknis seni budaya

POS-KUPANG.COM | BORONG - Sebanyak 85 orang guru seni dan budaya yang mengajar di SD dan SMP di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mengikuti pelatihan teknis seni budaya lokal.

Pelatihan ini sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap kemajuan pendidikan di Matim.

"Kegiatan ini maksudnya untuk pelatihan teknis menggali dan mengapresiasi nilai-nilai seni dan budaya secara baik dan benar," kata Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Matim, Basilius Teto kepada wartawan di Borong, Rabu (13/11/2019) siang.

Lima Fraksi Murni dan Fraksi Gabungan Sapu Bersih Kursi AKD DPRD Kabupaten Kupang

Pelatihan teknis seni budaya daerah ini berlangsung di Wisma St. Arnoldus Kisol, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba selama dua hari yakni Selasa (12/11/2019) dan Rabu (13/11/2019).

Kadis Teto menjelaskan, pelatihan untuk peningkatan kompetensi guru seni dan budaya daerah se-Kabupaten Matim sebagai upaya memwujudkan peningkatan kapasitas guru seni dan budaya daerah untuk sekolah di Matim.

"Tujuan lainnya sebagai upaya memwujudkan pendidikan seni dan budaya yang berkualitas serta sebagai upaya memwujudkan program Pemerintah Kabupaten Matim melalui dinas PK untuk penguatan pendidikan karakter bangsa. Apalagi seni dan budaya lokal itu harta berharga yang melekat pada kehidupan diri dan masyarakat kita sehingga harus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi penerus dan diperkenalkan kepada dunia," jelas Kadis Teto.

Di Ngada KSM Brfarm Mengeruda Panen Bawang Merah Organik, Berikut Liputannya

Ia mengungkapkan, khusus tentang penguatan pendidikan karakter bangsa yang berbudaya juga amanat UUD 1945 pasal 31 ayat 2.

"Maka itu, Pemkab Matim mengambil bagian dalam tanggungjawab dengan merencanakan dan menyelenggarakan kegitan yang ada," papar Kadis Teto.

Pemateri dalam kegiatan itu ada empat orang yang sangat berkompetensi dan berketerampilan pada bidang seni dan budaya daerah Matim.

Selain materi yang disajikan, penyelenggara memperlihatkan corak ragam musik dan tarian budaya dari beberapa kelompok seni sebagai produk seni daerah Matim.

"Kegiatan pelatihan teknis seni dan budaya daerah Matim tahun 2019 merupakan bentuk tanggungjawab kita terhadap kemajuan daerah Matim. Setiap pribadi kita adalah pelaku sekaligus penikmat seni dan budaya daerah kabupaten Matim. Pelatihan ini moment berharga bagi kita," tegas Kadis Teto. (Laporan Rsporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved