Jumat, 1 Mei 2026

Di Adonara, Proyek 500 Juta Gagal, Warga Menjerit Minta Air Minum

Di Adonara Flores Timur proyek Rp 500 juta gagal, warga menjerit minta Air Minum

Tayang:
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Proyek instalasi air minum yang dikerjakan CV Antika Karya pada tahun 2012 lalu ini tidak berdampak bagi masyarakat Dusun Waiwoten. Gambar diabadikan Rabu (6/11/2019) 

Proyek instalasi air minum yang dikerjakan CV Antika Karya pada tahun 2012 lalu ini tidak berdampak bagi masyarakat Dusun Waiwoten.

Tokoh muda Desa Waiwoten, Awaludin Ola menilai proyek air minum yang menelan anggaran sekitar Rp 500 juta dari APBD II Flores Timur tahun anggaran 2012 dan 2016 ini telah gagal.

"Air itu tidak bisa tapi terkesan dipaksakan untuk dibangun. Debit airnya kecil dan tekanan tidak bisa sama sekali agar air bisa sampai di sini (Dusun Waiwoten). Jadi ini sebenarnya gagal perencanaan," kata Awaludin.

Menurut Awaludin anggaran yang sudah tersedia ini harus disertai dengan perencanaan dan kajian yang matang.

Beberapa mata air di dekat Dusun Waiwoten seperti di wilayah Desa Kenotan tepatnya di Lonek bisa dimanfaatkan kalau pemerintah bisa melakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat di Desa Kenotan.

Jarak mata air ini pun sangat dekat sekitar satu Kilometer lebih. Beberapa Desa di Kecamatan Adonara Tengah yaitu Desa Oe Sayang dan Desa Nubalema memanfaatkan mata air ini.

Jika dibandingkan dengan sumber mata air di Kebang, jaraknya tentu jauh lebih dekat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO)

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved