Di Adonara, Proyek 500 Juta Gagal, Warga Menjerit Minta Air Minum

Di Adonara Flores Timur proyek Rp 500 juta gagal, warga menjerit minta Air Minum

Di Adonara, Proyek 500 Juta Gagal, Warga Menjerit Minta Air Minum
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Proyek instalasi air minum yang dikerjakan CV Antika Karya pada tahun 2012 lalu ini tidak berdampak bagi masyarakat Dusun Waiwoten. Gambar diabadikan Rabu (6/11/2019) 

Di Adonara Flores Timur proyek Rp 500 juta gagal, warga menjerit minta Air Minum

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Hamidah Hingi (60) merupakan satu di antara puluhan ibu rumah tangga di Dusun Waiwoten, Desa Lewobele, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur yang hingga saat ini tak bisa mendapatkan air minum gratis.

Padahal Desa Lewobele berada di wilayah subur pegunungan Bukit Saburi yang memiliki banyak mata air di sekitarnya.

Tingkatkan Kenyamanan Pelanggan, Fitur-fitur Baru Perkaya Aplikasi AXISnet

Hamidah mengaku setiap hari ia harus mengeluarkan uang sebesar Rp 30 ribu untuk membeli air minum sebanyak 35 liter.

Jika dikalkulasikan, setiap bulan Hamida harus mengeluarkan uang senilai Rp 900 ribu hanya untuk air minum. Sementara penghasilannya tak seberapa.

"Saya ini ibu rumah tangga yang setiap hari kerjanya serabutan di ladang milik orang lain. Tapi satu bulan saya harus mengeluarkan uang sebanyak itu. Belum untuk kebutuhan lain, mau dapat uang dari mana," keluh Hamidah saat ditemui Pos Kupang.

Wakapolda NTT Minta Anggota Amankan Sidang Raya PGI Ke-XVII Dengan Baik

Ibu rumah tangga lainnya, Harfan Barek (65) mengungkapkan, kebutuhan air bersih akan meningkat lagi bagi yang memiliki banyak anggota keluarga.

"Kalau keluarga besar pengeluarannya bisa mencapai Rp 100 ribu per hari. Dalam sebulan bisa Rp 3 juta. Ini sangat-sangat menyulitkan," sebut Harfan.

Sementara untuk mandi dan cuci, kata Harfan, warga memperolehnya dari sumber mata air di Dusun Tanah Puken yang letaknya berada di titik yang paling rendah dari Dusun Waiwoten.

"Jaraknya sekitar 1 Kilometer lebih dan kami harus mendaki."

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved