Pilkades Di Ende Bukan Karena Emosional Tetapi Kemampuan

kepala desa yang terpilih adalah kepala desa yang memiliki kemampuan mampu membawa perubahan bagi masyarakat yang dipimpinnya

Pilkades Di Ende Bukan Karena Emosional Tetapi Kemampuan
POS KUPANG/ROMOALDUS PIUS
Para Peserta Bimtek Panitia Pemilihan Kades 

Pilkades Di Ende Bukan Karena Emosional Tetapi Kemampuan

POS-KUPANG.COM|ENDE---Bupati Ende, Drs Djafar Achmad mengharapkan kedepannya pilihan masyarakat kepada calon kepala desa tidak lagi pada faktor kedekatan emosional tetapi lebih kepada kemampuan calon kepala desa.

Bupati Ende, Drs Djafar Achmad mengatakan hal itu pada kegiatan Bimtek bagi panitia pemilihan kepala desa di seluruh Kabupaten Ende, Kamis (7/11/2019) di Wisma Emaus, Jalan Diponigoro, Kota Ende.

"Masyarakat harus memahami mekanisme pemilihan dan menentukan secara tepat figur kepala desa sehingga figur kepala desa yang terpilih adalah kepala desa yang memiliki kemampuan mampu membawa perubahan bagi masyarakat yang dipimpinnya," ujar Bupati Djafar.

“Kita semua berharap kedepannya pilihan masyarakat tidak lagi pada faktor kedekatan emosional tetapi lebih kepada kemampuan calon kepala desa,” kata Bupati Djafar.

Bupati Djafar mengatakan figur seorang Kepala desa yang nantinya memimpin harus individu yang mempunyai pengetahuan memadai serta memahami aturan yang berlaku terkait penggunaan desa maupun pelaksanaan administrasi desa serta mampu bekerja sama dengan semua komponen masyarakat yang ada di desa dengan mengedepankan kepentingan masyarakat desa.

Dikatakan kegiatan Bimtek menjadi wahana yang tepat bagi semua peserta untuk mengetahui mekanisme pemilihan kepala desa dan berbagai persyaratan bagi calon kepala desa sesuai peraturan perundang – undangan yang berlaku.

“Saya berharap kepada saudara – saudara sekembalinya dari kegiatan Bimtek ini dapat mensosialisasikan kepada masyarakat,” katanya.

Agar nantinya masyarakat juga memiliki pengetahuan dan pemahaman yang tepat terkait mekanisme pemilihan Kepala Desa dengan semua peraturan perundang – undangan yang berlaku,ujar Bupati Djafar.

Hal ini dimaksudkan agar pelaksanaan pemilihan Kepala Desa secara serentak nantinya dapat berjalan aman dan lancar serta tidak terjadi gesekan atau konflik kepentingan,ujar Bupati Djafar.

Dikatakan semua komponen yang ada di desa baik itu Kepala Desa bersama perangkatnya juga Badan Permusyawaratan Desa maupun masyarakat harus mempunyai komitmen untuk menggunakan dana desa sesuai kebutuhan masyarakat bukan berdasarkan keinginan.

Hal ini tentunya dimaksudkan agar penggunaan dana desa tepat sasaran atau sesuai peruntukannya dimana muara akhirnya tentunya pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,ujar Bupati Djafar.

Dikatakan lahirnya Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa telah memberikan ruang seluas – luasnya kepada Desa untuk dapat merencanakan dan mengelola keuangan secara otonomi guna mempercepat pembangunan pada Tingkat desa.

Utang BPJS Ke Rumah Sakit Ende Sebesar Rp 9 Miliar

Waduh ! Gegara Singgung Nama BTS dan BLACKPINK, Pesohor Simon Cowell Dihujat Fans KPop

Hi Guys ! Terapkan 4 Cara Hidup Sehat Buat yang Gak Punya Waktu

Hal ini juga menunjukkan keseriusan pemerintah pusat untuk membangun dari pinggiran,ujar Bupati Djafar.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved