Aparat TNI-Polri Sweeping di Jalur Perbatasan Indonesia-Timor Leste, Ini Tujuannya

Aparat TNI-Polri sweeping di jalur perbatasan Indonesia-Timor Leste, ini tujuannya

Aparat TNI-Polri Sweeping di Jalur Perbatasan Indonesia-Timor Leste, Ini Tujuannya
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ bersama Polsek Lamaknen melaksanakan sweeping di jalan menuju perbatasan Indonesia-Timor Leste, tepatnya di Kampung Maliger Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu 

Aparat TNI-Polri sweeping di jalur perbatasan Indonesia-Timor Leste, ini tujuannya

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ bersama Polsek Lamaknen melaksanakan sweeping di jalan menuju perbatasan Indonesia-Timor Leste, tepatnya di Kampung Maliger Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Provinsi NTT.

Kegiatan sweeping dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif sehingga memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya warga desa binaan Pos Kewar Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ.

Membanggakan, Dua Unit PLN di NTT Raih Sertifikat ISO

Selain itu, kegiatan sweeping ini sebagai upaya mencegah tindakan pelanggaran hukum seperti pelintas ilegal dan penyelundupan.

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ, Letkol (Inf) Ikhsanudin, S.Sos.,M.M kepada Pos Kupang.Com, Selasa (5/11/2019).

Diungkapkan Dansatgas, daerah perbatasan sering dimanfaatkan oleh pelaku-pelaku penyelundupan dalam mencari keuntungan pribadi. Untuk mengelabui petugas dan menghindari pemeriksaan kelengkapan dokumen, mereka sering memanfaatkan jalur-jalur perjalanan tidak resmi yang ada di desa-desa.

Dukung Anak Berprestasi dan Cerdas Hukum, Kemenkumham NTT Selenggarakan Lomba Kadarkum

Adapun barang-barang yang bisa diselundupkan seperti bahan bakar minyak (BBM), narkoba, minuman beralkohol/minuman keras, sembako, hewan ternak hingga kendaraan.

Untuk mencegah tindakan seperti ini,
Pos Kewar yang dipimpin Sertu Riaddus bersinergi dengan dengan pihak kepolisian setempat untuk melakukan sweeping. Kegiatan sweeping dilakukan setelah mendapat persetujuan dari
Kepala Suku di Desa Kewar.

Kegiatan ini melibatkan personil Pos Kewar, Kapolsek Lamaknen, Ipda Taufan, Kanit Provost, Kanit Sabhara, Babinkamtibmas serta personel Polsek Lamaknen. Kegiatan ini dipimpin langsung Danpos Kewar Sertu Riaddus.

Menurut Dansatgas, kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas TNI- Polri dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban sehingga terciptanya kenyamanan bagi warga masyarakat setempat.

Saat sweeping, aparat keamanan memeriksa satu per satu kendaraan yang melintas. Hal ini untuk mengecek barang-barang atau muatan yang ada di dalam kendaraan serta memeriksa kelengkapan dokumen.

Dansatgas mengatakan, kegiatan sweeping bukan untuk menakut-menakuti masyarakat tetapi sebagai langka kerja dari aparat keamanan dalam rangka menjamin situasi keamanan dan ketertiban
kepada masyarakat.

Warga Dusun Maligel, Bapak
Luis (48) mengatakan, sebagai masyarakat ia mendukung upaya dari aparat keamanan dalam rangka menjamin situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Diharapkan kepada aparat keamanan agar saat sweeping perlu menyampaikan penjelasan kepada masyarakat terkait tujuan dari sweeping sehingga masyarakat tidak menaruh curiga yang berlebihan.

Lius menyampaikan ucapan terima kasih kepada personel TNI-Polri yang telah menciptakan suasana aman dan tertib di tengah masyarakat. Kegiatan seperti ini mesti sering dilakukan mengingat Desa Kewar merupakan daerah yang dekat dengan tapal batas negara.

"Saya ucapkan terima kasih kepada TNI-Polri atas kegiatan ini. Bagi kami keberadaan tidak hanya memberi rasa aman tetapi bapak TNI yang berada di perbatasan juga selalu membantu kesulitan warga masyarakat", ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved