HPI Nagekeo Dukung Dinas Pariwisata Adakan Pelatihan di Kampung Pajoreja Mauponggo

Ketua HPI Nagekeo dukung Dinas Pariwisata adakan Pelatihan di Kampung Pajoreja Mauponggo

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Satu diantara tempat wisata di Nagekeo yaitu Pulau Kinde di Wolowae Kabupaten Nagekeo. 

Ketua HPI Nagekeo dukung Dinas Pariwisata adakan Pelatihan di Kampung Pajoreja Mauponggo

POS-KUPANG.COM | MBAY - Ketua Himpunan Pemandu Wisata Indonesia ( HPI) Kabupaten Nagekeo, Yohanes Nikuaja, menyambut baik penetapan Desa Ululoga sebagai lokus pelatihan pengelola homestay.

"Saya rasa Desa Ululoga sangat tepat menjadi lokus pelatihan pengelola homestay. Lokasinya strategis, tepat menghadap Gunung Ebulobo dan memilki alam yang indah. Lokasi ini memang pantas dipersiapkan dengan baik. Jika ada homestay yang memadai, tentu wisatawan akan tertarik untuk menginap. Jika wisatawan menginap, ada banyak sektor ekonomi lain yang ikut bergerak. Misalnya untuk usaha makanan, tenunan, anyaman, oleh-oleh dan lain sebagainya," ungkap Yohanes, kepada POS-KUPANG.COM di Mbay, Minggu (3/11/2019).

50 Peserta Ikut Pelatihan Pariwisata di Kampung Pajoreja Mauponggo Nagekeo

Yohanes berharap agar Pemda Nagekeo setia pada komitmennya untuk memajukan pariwisata.

"Semoga semua kegiatan kepariwisataan terus dilaksanakan. Kita memiliki banyak potensi wisata, tetapi SDM pelaku usaha pariwisata juga perlu diperhatikan. Pelatihan-pelatihan sejenis saya pandang sangat bermanfaat,"ujarnya.

Pilkada 2020 - Sembilan Kabupaten di NTT Sudah Tetapkan Dana untuk Bawaslu

Ia berharap agar pelatihan pengelola homestay kelak dapat dilaksanakan di wilayah potensial lainnya di Kabupaten Nagekeo.

"Selain di Desa Ululoga, semoga bisa dilaksanakan di tempat lain. Sehingga masyarakat sekitar dapat merasakan manfaat lain dari ketersediaan objek wisata," harapnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Nagekeo, Silvester Teda Sada, menyebutkan 50 orang akan mengikuti pelatihan pariwisata di Kampung Pajoreja Desa Ululoga Kecamata Mauponggo Nagekeo.

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Nagekeo yang akan dimulai Senin (4/11/2019) hingga Rabu (6/11/2019).

Ia menyebutkan, kegiatan akan dibuka oleh Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, Senin (4/11/2019) di Pajoreja.

Sebanyak 50 peserta sudah mulai cek in, Minggu (3/11/2019). "Pembukaan pukul 10.00 Wita Senin (4/11/2019). Semoga tak ada halangan (50 peserta hadir). Informasi terakhir dari pa kadis, iya (Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do yang akan buka kegiatan)," ungkap Silvester, kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (3/11/2019).

Sebelumnya, Dinas Pariwisata (Dispar) Nagekeo, memilih Kampung Pajoreja Desa Ululoga Kecamatan Mauponggo menjadi tempat pelatihan Pariwisata.

Sekretaris Dinas Pariwisata Nagekeo, Silvester Teda Sada, menjelaskan, tahun 2019, Pemda Nagekeo melalui Dinas Pariwisata, mengadakan 4 jenis pelatihan kepariwisataan.

Empat jenis pelatihan kepariwisataan itu diantaranya, tata kelola destinasi, pemandu wisata budaya, pemandu wisata alam; dan terakhir pelatihan mengelola homestay.

"Setiap jenis pelatihan, diikuti 50 peserta, selama 3 hari, oleh 2 orang pelatih dan 1 orang pendamping. Alhasil, tahun ini, Nagekeo menghadirkan 200 orang bersertifikat, dipandang tahu paham dan punya wawasan kepariwisataan yang cukup," ungkap Silvester, kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (29/10/2019). (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved