Para Tenaga Kerja Asal TTS Yang Dipulangkan dari Wamena Mengaku Trauma

Para Tenaga Kerja Asal Kabupaten TTS Yang Dipulangkan Dari Wamena Papua Mengaku Trauma

Para Tenaga Kerja Asal TTS Yang Dipulangkan dari Wamena Mengaku Trauma
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Para tenaga kerja Asal Kabupaten TTS yang dipulangkan dari Wamena sedang melakukan foto bersama dengan Kadis Sosial Nikson Nomleni di depan Kantor Dinas Sosial Kabupaten TTS 

Para Tenaga Kerja Asal Kabupaten TTS Yang Dipulangkan Dari Wamena Papua Mengaku Trauma

POS-KUPANG.COM | SOE - Sebanyak 17 tenaga kerja asal Kabupaten TTS yang dipulangkan dari Wamena, Sabtu (19/10/2019) siang telah tiba di Kota Soe.

Para tenaga kerja eks Wamena tersebut diterima di Kantor Dinas Sosial Kabupaten TTS oleh Kadis Sosial, Nikson Nomleni sebelum selanjutnya diantar ke kampung halamannya masing-masing.

Ini Beberapa Sektor yang Menjadi Prioritas Pembangunan di Kabupaten Manggarai Barat Tahun 2020

Kepada Nikson, para tengaa kerja mengaku, trauma usai menyaksikan dan mengalami secara langsung kerusuhan di Wamena. Bahkan, ada diantara mereka yang juga mengalami penganiayaan saat kerusuhan, namun beruntung berhasil menyelamatkan diri.

" Jujur, kami semua di sini trauma lihat dan alami langsung kerusuhan di Wamena. Apa yang ada di media, itu tidak seberapa dari yang aslinya," ungkap perwakilan tenaga kerja, Adi Sanam.

Para tenaga kerja tersebut mengungsi ke Jayapura dari Wamena diangkut menggunakan pesawat Hercules. Usai tiba di Jayapura, selama seminggu para tenaga kerja sempat mengungsi di markas TNI.

DPD PPNI TTU Gelar Seminar Sehari dan Pengucapan Ulang Sumpah Profesi

Selanjutnya, bersama para tenaga kerja asal Propinsi NTT lainnya, mereka dipulangkan dengan menggunakan kapal laut.

Kurang lebih satu minggu lamanya para tenaga kerja asal Propinsi NTT berlayar dari Jayapura hingga sampai ke Kota Kupang. Kapal yang ditumpangi para tenaga kerja sempat berlabuh di Makassar selama sehari sebelum melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan tenau, Kupang.

Para tenaga kerja tersebut mengaku hanya membawa beberapa potong pakaian saat pergi dari Wamena.
" Kami yang pulang ini rata-rata hanya bawa pakaian beberapa potong. Harta yang lain kami tinggalkan di Wamena karena keadaan memang sudah kacau. Kami beruntung masih sempat selamat karena ada yang lain harus tewas terbunuh dalam kerusuhan di Wamena," ujar Adi.

Kadis Sosial Nikson Nomleni mengatakan, usai makan siang bersama dengan para tenaga kerja, selanjutnya Dinas Sosial Kabupaten TTS akan mengantarkan para tenaga kerja sampai ke rumah masing-masing.
" Kita sudah siap kendaraan untuk antar mereka sampai ke rumah masing-masing," tegasnya.

Untuk diketahui, total jumlah tenaga kerja asal Kabupaten TTS yang dipulangkan dari Wamena sebanyak 19 orang. Namun dua di antaranya memutuskan untuk turun di Makasar dan di Kabupaten Kupang.

Sedangkan 17 sisanya tiba di Kabupaten TTS. Kedua tenaga kerja yang turun di tengah perjalanan yaitu Veronika taklal yang turun di Kabupaten Kupang dan Ansel Suleman Boimau yang turun di Makasar. (Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved