Jelang Pelantikan Presiden, Pangdam Sebut Situasi Wilayah Kodam IX/Udayana Kondusif

Jelang pelantikan Presiden, pangdam sebut situasi wilayah Kodam IX/Udayana kondusif

Jelang Pelantikan Presiden, Pangdam Sebut Situasi Wilayah Kodam IX/Udayana Kondusif
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Benny Susianto 

Jelang pelantikan Presiden, pangdam sebut situasi wilayah Kodam IX/Udayana kondusif

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Menjelang pelaksanaan pelantikan presiden dan wakil presiden pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang, situasi di wilayah Kodam IX/Udayana dalam keadaan kondusif.

Wilayah Kodam IX/Udayana tersebut meliputi Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat masih dalam aman dan terkendali.

Maju Pilkada TTU, Prof. Yohanes Usfunan Berjanji Akan Lakukan Peningkatan di Semua Aspek

Hal tersebut disampaikan oleh Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Benny Susianto kepada Pos Kupang saat ditemui di Makodim 1618/TTU, Kamis (17/10/2019).

Meskipun masih dalam keadaan kondusif, kata Benny, pihanya terus melakukan pengamanan dalam rangka untuk menyukseskan pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden.

"Sampai dengan saat ini situasi di wilayah Kodam IX/Udayana aman dan terkendali. Namun demikian kami terus mengorganisir institusi kami untuk mensukseskan acara pelantikan ini," ujarnya.

LPPA Belu Laksanakan Gebyar CERDas

Untuk wilayah NTT sendir, ungkap Mayjen Benny, situasinya aman dan terkendali. Hal itu diketahui setelah pihaknya mempelajari situasi dan kondisi terkini terhadap semua wilayah di NTT.

Menurut Mayjen Benny, situasi keamanan yang kondusif tersebut berkat kesadaran dan kedewasaan dari masyarakat dalam menjalani praktik demokrasi di negara Indonesia tercinta ini.

"Sehingga saya berpikir bahwa ini menjadi satu nilai yang harus terus di eksplore kepada masyarakat sehingga kedepan masyarakat dapat menjaga kehidupan demokrasi yang sehat," ujarnya.

Mayjen Benny meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan, sebab tugas menjaga keamanan bukan saja menjadi tugas dari kepolisian dan TNI, namun menjadi tugas bersama.

"Karena ini merupakan suatu kehormatan bangsa. Pelantikan ini juga dihadiri oleh kepala negara dari beberapa negara. Dan ini menjadi kebanggaan buat kita," ungkapnya.

Proses pelantikan, kata Benny, merupakan amanat dari konstitusi, sehingga dirinya berharap semua masyarakat turut menjaga situasi keamanan supaya turut mendukung pelaksanaan pelantikan presiden dan wakil presiden RI. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved