Tanda Kasih Yayasan Sanlui PanGa Bantu Ambulans ke Klinik Pratama St .Elisabeth Nita
Tanda Kasih Yayasan Sanlui PanGa Bantu Ambulans ke Klinik Pratama St .Elisabeth Nita
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
Tanda Kasih Yayasan Sanlui PanGa Bantu Ambulans ke Klinik Pratama St .Elisabeth Nita
POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Yayasan Sinlui PanGa, menyerahkan satu unit mobil ambulans kepada Klinik Pratama St.Elisabeth Nita, Rabu (16/10/2019) di Lepo Bispu Keuskupan Maumere, Pulau Flores.
Penyerahan dilakukan Ketua Yayasan Sinlui PanGa, Tikna Lukita kepada Ketua Yayasan St. Elisabeth Lela, Romo Ephivanus Markus Nale Rimo, Pr. Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, Pr. Uskup (Emeritus), Mgr.Gerulfus Kherubim Parera, SVD, Vikjen Keuskupan Maumere, Romo Tjenti OCarm, dan pengurusan yayasan Sinlui PanGa, Steve Iwan, Rosalia Yulianti, dan Mery Tendian, serta utusan sponsor menyaksikannya.
• Pita Putih Indonesia Komit Bantu Pemerintah NTT Cegah Stunting
Pemberian ambulans, kata Tikna Lukita, sejalan ajakan Bapa Paus Fransiskus kepada Gereja Universal menjadikan bulan Oktober 2019 sebagai bulan misi dengan tema ‘Dibaptis dan Diutus.’
Ambulans ini, kata Tikna Lukita sebagai "Tanda Kasih" Yayasan Sinlui PanGa bagi masyarakat Nita. Mobil tersebut digalang dari donatur Yayasan Sinlui PanGa bekerja sama dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih SCTV Indosiar dan dana CSR dari PT Kapal Api Global, PT Meratus Line, PT Sasa Inti, PT Cahaya Perdana Plastics, PT Tempo Scan Pacific, Tbk, dan PT. Ben Santosa.
• Soeratin Cup 2019, Persebata Buka Peluang Lolos Putaran Kedua
Tikna Lukita mengharapkan ambulans yang diberikan ini dapat membantu pasien. Ia juga minta mobil dirawat,sehingga bisa dimanfaatkan lebih lama bagi pelayanan kesehatan warga Nita khususnya dan masyarakat Maumere umumnya.
Tikna Lukita melanjutkan, Yayasan Sinlui PanGA telah menyumbangkan delapan unit mobil ambulans, diantaranya diberikan ke Keuskupan Larantuka, Kabupaten Flores Timur.
“Terimalah mobil ambulans ini sehingga bisa menjadi berkat untuk sesama yang sangat membutuhkan,” imbuh Tikna Lukita.
Ketua Yayasan St.Elisabeth Lela, Romo Ephivanus Rimo, sangat bersyukur bisa mendapat uluran kasih sebuah mobil ambulans yang diberikan untuk Klinik Pratama St.Elisabeth Nita.
Mobil ambulans, diakui Romo Ephivanus Rimo, menggantikan ambulans lama milik RS St.Elisabeth Lela, bantuan gempa bumi Aceh 2006.
“Ambulans yang lama, kalau muat jenazah atau pasien pada musim hujan perawatnya juga harus kuat menahan bocor dari atap mobil,” ujar Romo Ephivanus Rimo.
Romo Ephivanus Rimo menilai bantuan mobil ambulans sebagai jawaban kerinduan doa anak yatim yang mendambakan uluran tangan sesama.
Pemberian ambulans ini dirintis Uskup Maumere, Mgr.Edwaldus Martinus Sedu, demikian Romo Ephivanus Rimo juga mendukung akreditasi Klinik Pratama St.Elisabeth Nita.
Uskup Maumere, Mgr. RD. Edwaldus Martinus Sedu, mengakui bantuan ambulans Yayasan Sanlui PanGa menjawab kepedulian terhadap jeritan umat di Keuskupan Maumere.
“Ambulans ini akan jadi bagus untuk karya dan keselamatan umat yang dilayani,” kata Mgr. Edwaldus.