Pol PP Manggarai Bentuk Tim Penertiban Kos-Kosan di Ruteng

Petugas satuan Pol PP Kabupaten Manggarai bentuk tim penertiban kos-kosan di Kota Ruteng

Pol PP Manggarai Bentuk Tim Penertiban Kos-Kosan di Ruteng
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
Kasat Pol PP Manggarai, Lambertus Kahe 

Petugas satuan Pol PP Kabupaten Manggarai bentuk tim penertiban kos-kosan di Kota Ruteng

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Menindaklanjuti instruksi Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H tentang penegakkan Perda Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Ketertiban Umum.

Pol PP Manggarai telah membentuk tim guna turun ke kos-kosan di Ruteng agar ada penindakan dan sosialisasi tentang perda tersebut.

New Sigra Hadir di Kupang, Dapatkan Diskon dan Hadiah Menarik

"Kami akan mulai tertibkan kos-kosan malam ini.Kami sudah bentuk tim yang akan turun melakukan penegakan perda.Kami cek bagaimana di kos-kos terima tamu sampai jam berapa dan siapa pemilik kos serta penanggungjawabnya. Kami akan minta kos-kosan dipasang papan nama dan nomor kontak pemilik," kata Kasat Pol PP Manggarai, Lambertus Kahe saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM di Kantor DPRD Manggarai, Rabu (16/10/2019) siang.

Ia menegaskan, penegakkan perda akan dilakukan tapi perlu dukungan warga. Yang mana masyarakat terutama pemilik dan penghuni kos harus sadar mulai dari diri sendiri.

Bupati Kamelus Janjikan Suplai Air Bersih ke Pulau Mules

Sebelumnya, saat sidang APBD 2020 yang berlangsung di Kantor DRPD Manggarai, Senin (14/10/2019) pagi, ada pertanyaan dari anggota dewan kepada Pemkab Manggarai tentang penertiban kos-kosan di Kota Ruteng.

Menyikapi pertanyaan itu, Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus,S.H, M.H telah memerintahkan Kasat Pol PP Manggarai bersama jajarannya guna melakukan penegakkan Perda Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Ketertiban Umum.

Yang mana, kata Bupati Kamelus, dalam perda tersebut sudah diatur jelas tentang kos-kosan.

"Saya akan minta Pol PP melakukan penegakkan perda tersebut. Terima kasih atas masukkan dan pertanyaan kepada kami sebagai pemerintah," kata Bupati Kamelus.

Pertanyaan anggota dewan dalam sidang pembahasan APBD 2020 usai Bupati Kamelus membaca nota pengantar ranperda penyertaan modal bagi tiga BUMD yakni Bank NTT, Perumda Air Minum dan PT. MMI Manggarai.

Persoalan kos-kosan di Kota Ruteng sudah beberapa kali diangkat media massa di Ruteng. Yang mana banyak kos-kosan yang tidak memilikki papan nama kos.

Selain itu, aturan soal penghuni kos agar tidak menggganggu warga menjelang malam.

Bahkan banyak kos-kosan yang pemilik kosnya tidak tinggal di Kota Ruteng.

Atas persoalan itu, keberadaan kos-kosan perlu diawasi oleh pemerintah kelurahan, RW dan RT sehingga ada pengawasan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved