9 Pelaku Pembalakan Liar di TTU Terancam 1-5 Tahun Penjara

Sebanyak 9 pelaku pembalakan liar di Kabupaten TTU terancam hukuman 1-5 tahun Penjara

9 Pelaku Pembalakan Liar di TTU Terancam 1-5 Tahun Penjara
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kasat Reskrim Polres TTU, AKP. Tatang Prajitno Panjaitan 

Sebanyak 9 pelaku pembalakan liar di Kabupaten TTU terancam hukuman 1-5 tahun Penjara

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Kasat Reskrim Polres Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU) AKP. Tatang Prajitno Panjaitan mengatakan, sembilan orang pelaku pembalakan liar yang ditangkap oleh Satreskrim Polres TTU beberapa waktu lalu diancam dengan sangsi pidana 1-5 tahun tahun penjara.

Sangsi pidana tersebut, jelas Tatang, sudah sesuai dengan pasal yang dijerat kepada para pelaku yakni pasal 82 ayat (1) Huruf b dan pasal 83 (1) Hurif a Undang-undang No.18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Jo. Pasal 55 ayat(1) ke-1 KUHP.

Mayoritas Korban Mati Lakalantas di Sikka Tidak Pakai Helm

"Kalau pasal 82 ancamannya itu 1-5 tahun, dan dendanya Rp. 500 juta, kalau pasal 83 ancaman juga 1-5 tahun, dendanya Rp. 2,5 Miliar," kata Tatang kepada Pos Kupang saat ditemui di ruang kerjannya, Senin (14/10/2019).

Sebelumnya, ungkap Tatang, pihaknya telah mengamankan emapt orang pelaku pembalakan liar di Kabupaten TTU. Setelah melakukan pengembangan, pihak Satreskrim Polres TTU menangkap lima orang pelaku.

Penarikan Karcis Di Stadion Marilonga Diketegorikan Pungli

"Setelah kami kembangkan kasus itu, kami lakukan penangkapan lima orang pelaku lagi. Jadi sekarang ini kami sudah tahan sembilan orang pelaku," tegasnya.

Tatang mengatakan, kesembilan orang pelaku pembalakan liar itu biasanya melakukan pembalakan liar di hutan negara di Bifenasi San Mahole, Nifumnasi, Desa Tautpah, Kecamatan Biboki Selatan.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Satreskrim Polres Kabupaten TTU terus melakukan pengembangan atas kasus pembalakan liar (Ilegal) logging di daerah tersebut.

Setelah melakukan penangkapan terhadap empat orang pelaku ilegal loging di sekitaran Pustu Manenu, Kecamatan Biboki Selatan, Jumat (12/10/2019), kini pihak Satreskrim Polres TTU menangkap lagi lima orang pelaku.

Kesembilan orang pelaku epmbalakan liar tersebut memiliki peran yang berbeda dalam kasus ilegal logging tersebut diantaranya ada yang berperan sebagai pemilik modal, pencari kayu, pemotorng dan pengangkut, serta driver. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved