Wabup Jhony Army Konay Turun Langsung Pantau Kondisi Pasien Diduga Keracunan

diri untuk berbincang dengan pasien untuk mengetahui kondisi pasien pasca mendapatkan penangan medis.

Wabup Jhony Army Konay Turun Langsung Pantau Kondisi Pasien Diduga Keracunan
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak Wabup Army sedang berbincang dengan keluarga dan korban keracunan bubur ayam

Wabup Jhony Army Konay Turun Langsung Pantau Kondisi Pasien Diduga Keracunan

POS-KUPANG. COM|SOE -- Wakil Bupati (Wabup) TTS, Jhony Army Konay ikut memantau kondisi pasien diduga keracunan bubur ayam yang dirawat di IGD RSUD Soe.

Kepada para tenaga medis, Wabup Army meminta agar para pasien ditangani dengan baik agar kondisinya bisa cepat membaik.

Wabup Army juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan pasien untuk mengetahui kondisi pasien pasca mendapatkan penangan medis.

"Seluruh pasien diduga keracunan sudah tertangani dengan baik oleh para tenaga medis. Beberapa pasien yang kondisinya mulai membaik pasca diberikan obat anti mual dan infus sudah dijinkan untuk pulang," ungkap Wabup Army.

Dirinya juga meminta Dinas Kesehatan melalui Puskesmas untuk segera menelusuri rute yang dilalui penjual bubur ayam keliling tersebut guna mencari korban yang mungkin masih dirawat di rumah.

Kedepan, Wabup Army berencana untuk melokalisir para pedagang makanan keliling guna memudahkan pemantauan atau kontrol oleh pemerintah.

"Kemungkinan masih ada korban lainnya yang belum dibawa ke rumah sakit. Oleh sebab itu kita minta Dinkes untuk menelusuri rute yang dilintasi pedagang bubur ayam tersebut," ujarnya.

Terpisah, Bupati TTS, Egusem Piether Tahun yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan, pemerintah akan segera melakukan pemeriksaan bahan makanan dan bumbu dapur instan di pasar- pasar maupun super market.

Tujuannya, untuk mengantisipasi beredarnya bahan makanan atau bumbu instan yang sudah kadaluarsa. Dalam operasi tersebut, pemerintah juga akan melibatkan jajaran Polres TTS.

"Kita akan melakukan operasi pasar untuk mengecek tanggal kadaluarsa bahan makanan maupun bumbu dapur instan yang dijual di pasar maupun super market. Yang sudah kadaluarsa akan kita sita untuk selanjutnya dimusnahkan," tegasnya

Untuk diketahui, Sebanyak 14 orang warga Kota Soe dilarikan ke RSUD Soe, Minggu (13/10/2019) siang diduga akibat keracunan bubur ayam.

Para korban mengeluhkan mual-mual, pusing, diare dan sakit pada perut.

Praktek Judi di TTS Tiarap, Tapi Belum Ditindak Tegas

Wajib Kepo ! Cara Praktis Buang Racun Dalam Usus dan Hati

Hi Moms! Segeralah ke Dokter, Jika 6 Tanda Aneh Ini Ada Di Payudara

Para korban diketahui mengkonsumsi bubur ayam keliling yang dijual Supranoto. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved