Jefri Riwu Kore Smart City Bukan Hanya Soal Wi-Fi Tapi Juga Pelayanan yang Berkualitas

Smart City bukan hanya tentang jumlah wifi yang dipasang namun juga tentang bagaimana memberikan pelayanan kepada masyarakat secepat

Jefri Riwu Kore Smart City Bukan Hanya Soal Wi-Fi Tapi Juga Pelayanan yang Berkualitas
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Penutupan Bimtek Gerakan Kupang menuju Smart City di Hotel Neo Aston Kota Kupang, Kamis (10/10/2019). 

Jefri Riwu Kore Smart City Bukan Hanya Soal Wi-Fi Tapi Juga Pelayanan yang Berkualitas

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore menegaskan Kupang Smart City, bukan hanya soal jumlah Wi-Fi yang dipasang di sejumlah titik di Kota Kupang.

Lebih dari itu, Smart City merupakan gerakan untuk meningkatkan pelayanan publik agar lebih efektif, efisien dan berkualitas.

Hal itu disampaikan Jefri saat menutup
Bimbingan Teknis (Bimtek) IV Gerakan Menuju Kupang Smart City, Kamis (10/10/2019) di Hotel Neo Aston Kota Kupang.

Dalam acara penutupan tersebut sekaligus dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kota Kupang dengan PT. Indosat Tbk dan PT Tower bertempat di Hotel Neo by Aston, Kamis (10/9).

“Smart City bukan hanya tentang jumlah wifi yang dipasang namun juga tentang bagaimana memberikan pelayanan kepada masyarakat secepat mungkin”, ungkap Jefri

Sementara itu, Ir. Andrari Grahitandaru, M.Sc selaku Pembimbing Bimtek Smart City mengatakan, dimensi dalam Road Map Kupang Smart City mencakup Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society, dan Smart Environment.

“Semua program yang sudah tercantum ke dalam master plan dapat terwujud bahwa di dalam master plan sudah terdapat program-program yang menuju smart city mulai dari program satu tahun lima tahun dan sepuluh tahun," ungkapnya.

Program tersebut, kata dia, dengan e-goverment yang merupakan sistem berbasis elektronik sehingga setiap dinas tidak lagi membangun server sendiri.

Lanjutnya, smart ekonomi sebagaimana masyarakat dapat dekat dengan perbankan semuanya menggunakan non tunai Smart Branding mencakup program pengembangan pemasaran pariwisata, program peningkatan promosi dan kerja sama investasi, program peningkatan kemampuan teknologi industri, dan program pengelolaan ruang terbuka hijau Smart Society.

"Itu mencakup program pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial, program manajemen pelayanan pendidikan, program pengembangan budaya baca dan pembinaan perpustakaan, program penerapan Sisten Inovasi Daerah (SIDa), dan program perencanaan pembangunan daerah rawan bencana Smart Living mencakup program pengawasan obat dan makanan, program peningkatan sistem informasi kesehatan, program pembinaan dan pemasyarakat olahraga, progran peningkatan pelayanan angkutan, dan program peningkatan penataan perparkiran” tuturnya.

Paduan Suara Bella Cantare Undana Juara Lomba Hymne dan Mars Kerukunan

Guru-Guru Protes ke Bupati Belu Soal Pengangkatan Tenaga Kontrak, Begini Solusinya

Ngeri! Penusuk Wiranto Abu Rara Punya Kebiasaan Tak Biasa Ini Pada Malam Hari, Kalau Siang Gak Kuat

Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang, Dra. Thruice Balina Oey, M.Si serta tampak hadir para pimpinan perangkat daerah, Camat, dan Lurah lingkup Pemerintah Kota Kupang.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved