VIDEO: Wabup Kupang Minum Air Mentah Oelbubuk Langsung dari Kran Air. Tonton Videonya

VIDEO: Wabup Kupang, Jerry Manafe, meminum air mentah Oelbubuk, langsung dari kran air. Air mentah langsung minum itu dari mata air Oelbubuk.

VIDEO:  Wabup Kupang Minum Air Mentah dari Mata Air Oelbubuk. Tonton Videonya

POS KUPANG.COM, OELAMASI – VIDEO:  Wabup Kupang Minum Air Mentah dari Sumber Air Oelbubuk. Tonton Videonya

Wakil Bupati (Wabup) Kupang, Jerry Manafe, secara khusus meresmikan penggunaan air minum sehat, kerja sama pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat, di Desa Oelnasi, Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Air minum yang bersumber dari mata air di Dusun Oelbubuk itu, atas bantuan Yayasan Waha Mitra Indonesia (WMI) dan pendampingan LSM tersebut selama 2 tahun.

VIDEO: Paus 17 Ekor Terdampar di Pantai Koloudju, Sabu Raijua, Lalu Mati. Tonton Videonya

VIDEO: Orang Tua Siswa Protes, Tuntut Kepala SMPN 2 Nita Segera Diganti. Ini Videonya

VIDEO: 2000 Gadis Cantik Jadi Pasukan Khusus Presiden Korut Kim Jung Un, Begini Penampilannya!

Pada momen peresmian itu, wabup mengajak undangan yang hadir untuk menikmati air mentah segar, langsung dari kran yang sudah dipasang oleh WMI tersebut.

Ajakan Wabup Jerry Manafe itu saat meresmikan air minum bersih dan kesehatan di Dusun Oelbubuk, Kamis (10/10/2019). Saat itu, ia mengapresiasi kemauan baik WMI membantu warga Oelnasi.

Menurut Wabup Jerry, dalam sejarah Oelbubuk, air dibawa oleh seekor burung. Burung identic dengan hutan yang terawat dan terpelihara baik. Namun saat ini, kawasan hutan di Oelnasi telah habis akibat ulah manusia.

"Kita tidak cintai alam dan tidak jaga lingkungan. Kita hanya main bakar saat buka kebun dan lainnya. Kita tidak ingat bahwa membakar hutan itu berdampak buruh terhadap manusia. Dulu alam masih ramah, tapi sekarang manusia tak ramah lagi terhadap lingkungan," katanya.

Menurut dia, saat ini lingkungan telah rusak. Salah satunya kerusakan itu terlihat dari turunnya debit air di Bendungan Tilong.

Turunnya debit air di Bendungan  Tilong itu karena saat ini masyarakat tak lagi mencintai lingkungan.

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved