Dosen Undana dan Trash Hero Ajar Siswa Smansa Nubatukan Daur Ulang Sampah Plastik

Dosen Undana dan Trash Hero Ajar Siswa Smansa Nubatukan Daur Ulang sampah plastik

Dosen Undana dan Trash Hero Ajar Siswa Smansa Nubatukan Daur Ulang Sampah Plastik
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Dosen FKIP Geografi Undana Kupang, Hamza H Wulakada bersama komunitas peduli sampah Trash Hero Lembata mengajarkan kepada 30 Pelajar SMAN 1 Nubatukan Kabupaten Lembata cara untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi barang siap pakai, Rabu (9/10/2019) 

Dosen Undana dan Trash Hero Ajar Siswa Smansa Nubatukan Daur Ulang sampah plastik

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Dosen FKIP Geografi Undana Kupang, Hamza H Wulakada bersama komunitas peduli sampah Trash Hero Lembata mengajarkan kepada 30 Pelajar SMAN 1 Nubatukan Kabupaten Lembata cara untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi barang siap pakai.

Bagi Hamza, kegiatan ini merupakan bagian dari perwujudan tridharma perguruan tinggi yang salah satunya adalah Pengabdian Kepada Masyarakat.

Bawang Merah Adalah Komodoti Unggulan Revolusi Pertanian Malaka

Kegiatan daur ulang sampah ini disambut baik pihak SMAN 1 Nubatukan dan para pelajar juga terlihat aktif merangkai sampah plastik menjadi tempat duduk, lampion, tempat pensil, ember sampah dan perabot lainnya.

Kepala SMAN 1 Nubatukan, Bachtiar Aziz berharap usai aktivitas pelatihan ini digelar sampah tidak tercecer lagi di kompleks sekolah. Dia mengakui selama ini, pihak sekolah memang sudah menyiapkan sejumlah tempat sampah sesuai jenis organik dan anorganik.

721 Ekor Kuda Uji Kecepatan di Arena Pacuan Kuda Rihi Eti, Waingapu Rebut Piala Bupati Sumba Timur

"Dari pramuka juga mau buat pilih sampah tapi belum action. Jumat pagi sebelum masuk kelas, harus bersihkan sekolah luar dan dalam. Puntung rokok yang kecil saja punya nilai yang sangat berbahaya untuk lingkungan hidup. Ini yang perlu kita jaga. Setiap jumat kalian ini kontrol di mana masih ada sampah. Kita sudah kerja sama dengan banyak lembaga tinggi. Diharapkan kita punya lingkungan harus bersih, terhindar dari sampah-sampah plastik," jelas Bachtiar di Ruang Laboratorium Biologi SMAN 1 Nubatukan, Rabu (9/10/2019).

Dia melanjutkan para siswa memang tidak diperkenankan merokok dan membuang sampah di mana saja, apalagi di sekolah. Kegiatan ini juga bagian dari ikhtiar sekolah melatih peserta didiknya hidup bersih untuk keselamatan lingkungan. Dia mengharapkan ilmu yang didapat bisa dimanfaatkan dan dipraktikkan di rumah juga.

Bahaya Sampah Dibakar dan Sampah yang Tak Terurai

Selain melatih para siswa mendaur ulang sampah plastik, Ketua Trash Hero Chapter Lembata, Theresia Wilybrorda juga memaparkan betapa berbahayanya sampah plastik yang dibakar dan jenis-jenis sampah yang sulit terurai di tanah.

Menurutnya membakar sampah juga bukan solusi mengurangi sampah. Alasannya, pertama; asap dari pembakaran sampah mengandung hidrokarbon benzopirena yang lebih berbahaya 350 kali daripada asap rokok.

Halaman
123
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved