ASEAN
Timor Leste Siap Pegang Keketuaan ASEAN 2029
Para pemimpin Asia Tenggara menyepakati Protokol Cebu untuk mengamendemen Piagam ASEAN.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Timor Leste telah mengungkapkan kesiapan untuk memegang keketuaan bergilir ASEAN pada tahun 2029 mendatang.
Hal itu diungkpakan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn dalam konferensi pers terkait hasil KTT ke-48 ASEAN di Sekretariat ASEAN Jakarta, Senin.
“Para pemimpin menyatakan apresiasi terhadap kesiapan Timor Leste memimpin ASEAN pada 2029,” kata Sekjen Kao dikutip dari KBRN, Sabtu (16/5/2026).
Baca juga: Setelah 20 Tahun, ASEAN Revisi Piagam untuk Pertama Kalinya
Kao menyatakan, proses transisi Timor Leste sebagai anggota penuh ASEAN setelah resmi menjadi anggota penuh organisasi tersebut pada 2025 berlangsung dengan sangat baik hingga saat ini.
Para pemimpin ASEAN juga menegaskan komitmen untuk terus mendukung dan memastikan posisi Timor Leste sebagai anggota penuh organisasi melalui berbagai inisiatif yang berkelanjutan.
Sebagai komitmen kebersamaan ASEAN menerima Timor Leste, Sekjen Kao mengungkapkan bahwa dalam KTT ke-48 ASEAN yang lalu di Cebu, Filipina, para pemimpin Asia Tenggara menyepakati Protokol Cebu untuk mengamendemen Piagam ASEAN.
Amendemen pertama Piagam ASEAN sejak adopsinya pada 2007 tersebut, kata dia, diperlukan karena ASEAN menerima Timor Leste sebagai anggota penuh terbarunya.
“Ini adalah pertama kalinya para pemimpin memutuskan mengamendemen Piagam ASEAN. Langkah tersebut diperlukan untuk mengakomodasi aksesi Timor Leste sebagai anggota penuh,” ungkap Sekjen ASEAN.
Kao pun menyatakan bahwa bergabungnya Timor Leste menunjukkan bahwa ASEAN terus berevolusi “sebagai komunitas yang lebih kuat, inklusif, dan kaya”.
Timor Leste resmi menjadi anggota penuh ke-11 ASEAN dalam KTT Ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26 Oktober 2025.
Adapun dalam pidato politiknya terkait kebijakan Timor Leste usai menjadi anggota penuh ASEAN di Jakarta, Desember 2025, Perdana Menteri Xanana Gusmao mengungkapkan aksesi ke ASEAN menandai babak baru pertumbuhan ekonomi negaranya.
“Integrasi dengan ekonomi ASEAN akan membuka peluang besar bagi rakyat kami, mendukung investasi, pembangunan, dan penciptaan lapangan kerja,” kata Xanana, sembari menyoroti potensi demografis di Timor Leste dengan 60 persen generasi mudanya berusia di bawah 30 tahun.
Sementara itu, dalam rangka mempersiapkan keketuaan ASEAN pada 2029, Timor Leste diketahui telah mendirikan Dewan Nasional Penyelenggaraan Keketuaan ASEAN (ACNOC), dengan rapat perdana badan persiapan tersebut dilakukan pada Februari 2026. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Sekjen-ASEAN-Dr-Kao-Kim-Hourn-dan-PM-Timor-Leste-Xanana-Gusmao.jpg)