Kisah Pelaku dan Korban Pembantaian Massal Pasca G30S/PKI 1965: Mereka Ditembak dari Belakang

terjadi pembantaian massal terhadap masyarakat tertuduh sebagai anggota atau antek-antek PKI. Diperkirakan 500 ribu orang terbunuh lalu dikuburkan

Kisah Pelaku dan Korban Pembantaian Massal Pasca G30S/PKI 1965: Mereka Ditembak dari Belakang
Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo, Jumat (29/9/2017) malam, ikut nonton bareng film G30S/PKI di halaman Markas Korem 061 Suryakencana, Bogor. 

“Saya sangat bangga, akhirnya saya bisa mengungkapkan kebenaran. Saya tak takut lagi sekarang,” katanya.

Para petugas intel tampak tak nyaman dengan kehadiran awak media di lokasi yang diduga kuburan masal.
Para petugas intel tampak tak nyaman dengan kehadiran awak media di lokasi yang diduga kuburan masal. (BBC News Indonesia)

Di sekeliling kami, sekitar 15 orang berperawakan tegap dan berpakaian preman, berkeliaran. Mereka memfilmkan setiap yang kami lakukan dengan telepon seluler mereka.

Suasananya sangat menegangkan. Kami cukup jauh dari desa terdekat, dan saya cemas tentang apa yang akan terjadi nanti.

Tiba-tiba muncul tiga orang berpakaian rapi datang bermunculan menerobos pepohonan.

Mereka adalah petugas imigrasi dan meminta saya menunjukkan visa saya. Mereka ingin tahu apa yang saya lakukan dan di mana saya menginap. Ini masalah keamanan nasional, kata mereka.

Pada saat yang hampir bersamaan, di Jakarta, Menko Polhukam Luhut Pandjaitan memberi keterangan pers. Wartawan BBC menggunakan kesempatan itu untuk menanyakan kejadian yang kami alami di Pati.

“Memangnya kenapa?” tangkis Luhut waktu dikabarkan, bahwa tim BBC terus menerus dibuntuti aparat.

“Bukankah itu berlebihan?” Tanya wartawan kami.

“Ah, tidak, itu biasa saja,” tandas Luhut.

Halaman
1234
Penulis: Agustinus Sape
Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved