News

Pemerkosa Siswi SMP yang Sudah Hamil Enam Bulan Dibekuk Tanpa Perlawanan, Polisi Dipuji

Polisi membekuk Yopi Benu, tersangka yang diduga memperkosa siswi SMP asal Desa Toblopo, Kecamatan Amanuban Barat,

Pemerkosa Siswi SMP yang Sudah Hamil Enam Bulan  Dibekuk Tanpa Perlawanan,  Polisi Dipuji
Shutterstock
ILUSTRASI - Ditelepon, Diajak Ketemuan, 5 Menit Mamah Muda Ditindih Lelaki Lain, Istri Tetangga Ini Lapor Suami 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Dion Kota

POS KUPANG, COM, SOE - Polisi membekuk Yopi Benu, tersangka yang diduga memperkosa siswi SMP asal Desa Toblopo, Kecamatan Amanuban Barat, hingga hamil enam bulan. Kini, Yopi mendekam di sel Mapolres TTS.

Kapolres TTS, AKBP Totok Mulyanto DS, SIK, dikonfirmasi Selasa (24/9/2019), melalui Kasat Reskrim, Iptu Jamari, membenarkan penangkapan Yopi Benu. "Kita tangkap Yopi
seusai periksa saksi dan korban. Tersangka langsung dijebloskan ke sel selama 20 hari ke depan," ungkap Jamari.

Regina Benu, ibu kandung korban, mengaku senang ditangkapnya Yopi Benu, dan memuji polisi. Dia berterima kasih kepada Polres TTS merespons cepat membekuk pelaku dan berharap dihukum berat.

Diberitakan sebelumnya, siswi SMP asal Desa Tublopo, Kecamatan Amanuban Barat, sebut saja Bunga (13), pingsan di kelas saat mengikuti pelajaran, Selasa pekan lalu. Ternyata Bunga hamil enam bulan, diperkosa tetangganya, Yopi Benu.

Ditemui Pos Kupang di Tublopo, Sabtu (21/9/2019), Mawar menceritakan, pada Rabu (16/1/2019) malam, Yopi Benu mendobrak pintu rumahnya ketika ia terlelap tidur di ruang tamu. Yopi Benu memperkosa Mawar meski sempat berusaha berteriak.

Seusai melampiaskan nafsu bejatnya, Yopi Benu meninggalkan korban. Beberapa hari kemudian korban kembali diperkosa Yopi Benu di semak-semak ketika ke sekolah. *

Penulis: Dion Kota
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved