News
Hendak Selundupkan 20 Jeriken Minyak Tanah ke Timor Leste, Pria Ini Kabur Lihat Tentara Bersenjata
Pemilik minyak tanah berhasil kabur melarikan diri setelah melihat tim patroli Pos Motaain dari kejauhan
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Benny Dasman
Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Teni Jenahas
POS KUPANG, COM, ATAMBUA - Kompi Tempur I Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ menggelar patroli di Desa Silawan, Tasifeto Timur-Belu, Kamis (19/9/2019), pukul 09.30 Wita, berhasil menemukan 20 jeriken (100 liter) minyak tanah yang diduga akan diselundupkan ke Timor Leste.
Pemilik minyak tanah berhasil kabur melarikan diri setelah melihat tim patroli Pos Motaain dari kejauhan. Patroli dipimpin Lettu (Inf) Sahita, beranggotakan 10 personel.
Danpos Motaain, sekaligus Komandan Kompi Tempur I, Lettu (Inf) Sahita, Jumat (20/9/2019), mengaku sebelumnya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di daerah Pantai Silawan rawan perlintasan BBM ilegal melalui jalur laut menuju Timor Leste.
Personel Pos Motaain pun melakukan patroli dan berhasil menemukan 100 liter minyak tanah dalam 20 jeriken ditutup dedauan hijau.
"Jeriken minyak tanah itu tersimpan persis di balik pohon kayu. Barang bukti minyak tanah itu sudah diamankan Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ," ujar Sahita.
Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ, Mayor (Inf) Ikhsanudin, mengatakan, satgas dibawa komandonya terus menggelar patroli batas meminimalisir kasus penyelundupan dan pelintas batas ilegal. *