Sudah 5 Kasus Bunuh Diri di Ngada, Ini Kata Wakapolres Ngada

Saat Ini sudah 5 kasus bunuh diri di Kabupaten Ngada, ini kata wakapolres Ngada

Sudah 5 Kasus Bunuh Diri di Ngada, Ini Kata Wakapolres Ngada
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Wakapolres Ngada, Kompol I Nyoman Surya Wiryawan, S.H 

Saat Ini sudah 5 kasus bunuh diri di Kabupaten Ngada, ini kata wakapolres Ngada

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Kasus bunuh diri di wilayah hukum Polres Ngada dari tahun 2017-2019 ada 5 kasus.

Wakapolres Ngada Kompol I Nyoman Surya Wiryawan, S.H, mengatakan, pada tahun 2017 bunuh diri ada dua kasus. Tahun 2018 satu kasus. Per September 2019 dua kasus bunuh diri.

Sambut HUT TNI, Kodim 1602 Ende Gelar Bakti Sosial, Ini Aksi yang Dilakukan

Kompol Nyoman mengatakan pihaknya juga sangat berperan untuk menekan angka bunuh diri.

Kata Kompol Nyoman, melalui Bhabinkamtibmas didesa-desa anggota kepolisian menyambangi masyarakat untuk memberikan arahan kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang menyimpang.

Menpora Tersangka Korupsi, Peneliti Formappi Lucius Karus Nilai Jokowi Gagal Pilih Menteri

Selain itu, peran penting juga adalah tokoh agama dan masyarakat. "Yang bunuh diri itu. Mentalnya tidak kuat. Kita di Bhabinkamtibmas. Salah satu materinya menguatkan mental anak-anak. Kita cari tahu yang dihadapi anak-anak," ujar Kompol Nyoman, kepada POS-KUPANG.COM di Bajawa, Kamis (19/9/2019).

Ia mengatakan selama ini jika korbannya adalah anak usia remaja itu banyak dan mereka mengalami tekanan stres yang tak mampu dikelola secara baik. Sedangkan jika korbannya adalah orang dewasa ada motif karena ekonomi.

"Kalau korban bunuh diri adalah orang dewasa, itu kadang motifnya karena faktor ekonomi, bisa juga karena utang piutang," ungkapnya.

Ia mengatakan kerjasama pemerintah, pihak tokoh agama dan tokoh masyarakat juga sangat penting dalam menekan angka bunuh diri.

"Kita masuk ke gereja-gereja sampaikan himbauan. Tidak hanya soal harus tertib berlalu lintas tapi juga hal-hal yang berkait dengan mental serta perilaku kita. Kita harus bergeser ke pola hidup yang baik tanpa menghilangkan budaya kita," tuturnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved