SMK-PP Negeri Kupang Gelar Bimbingan Teknis Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian

Lembaga SMK-PP Negeri Kupang Gelar Bimbingan Teknis Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian

SMK-PP Negeri Kupang Gelar Bimbingan Teknis Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian
ISTIMEWA
Para siswa SMK-PP Negeri Kupang menggelar Bimbingan Teknis Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian ( PWMP), Senin (16/9/2019) 

Lembaga SMK-PP Negeri Kupang Gelar Bimbingan Teknis Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Hari Senin (16/9/2019), SMK-PP Negeri Kupang menggelar Bimbingan Teknis Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian ( PWMP).

PWMP merupakan program dari BPPSDMP (Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian).

Mengintip Desa Fatusene, Desa Pertama yang Dipasang Jaringan Internet oleh PT Telkom

Progam ini memberikan bantuan modal kepada para calon wirausaha muda sehingga menciptakan start-up usaha di bidang pertanian.

Kegiatan bimbingan teknis dilaksanakan sejak pukul 08.00 di Aula Nicholas Bait SMK-PP Negeri Kupang.

Bimtek ini diikuti oleh 30 siswa kelas 11 yang telah diseleksi sebagai siswa penerima bantuan modal senilai 15 juta per kelompok.

Pengangkatan Kembali ASN Eks Napi Koruptor yang Dipecat di Rote Ndao, Ini Kata Pengamat Hukum

Dua pemateri - yang merupakan wirausaha di bidang pertanian - pun diundang sebagai pembicara dalam kegiatan ini.

Ada Drh. Agus Balle, M.Si yang memberikan materi terkait perjalanan sebagai wirausaha ayam pedaging, serta Ir. P. Ch. Saununu, M.Si yang memberikan materi tentang model-model usaha.

"Program PWMP ini selaras dengan visi SMK-PP Negeri Kupang yakni menciptakan job creator dan job seeker di bidang pertanian", tutur Ir. Stepanus Bulu, MP selaku Kepala SMK-PP Negeri Kupang. Ia berharap melalui program ini siswa-siswi SMK-PP Negeri Kupang dapat banyak belajar tentang kewirausahaan.

Diharapkan ketika lulus, siswa meneruskan kontribusinya di bidang pertanian, demi mendukung kesejahteraan pangan dan kesejahteraan petani.

Program PWMP sendiri terdiri dari dari beberapa tahap, yakni penumbuhan, pengembangan dan pemandirian.

Pada tahap penumbuhan, dilakukan pembentukan usaha-usaha pertanian dari nol. Sehingga selain pemberian bantuan modal, dilakukan pula bimbingan teknis dan pendampingan.

Pada tahap pengembangan, dilakukan pembimbingan kembali sebagai upaya untuk meningkatkan skala usaha.

Sedangkan pada tahap terakhir, yakni pemandirian, merupakan tahap untuk menjadikan usaha pertanian itu berkelanjutan dan tidak bergantung pada campur tangan BPPSDMP. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved