Pekan Ini DPRD Sumba Timur Rencana Bentuk Alat Kelengkapan Dewan dan Bahas Tatib

sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumba Timur melayangkan surat kepada pimpinan partai politik (Parpol) pe

Pekan Ini DPRD Sumba Timur Rencana Bentuk Alat Kelengkapan Dewan dan Bahas Tatib
POS-KUPANG. COM/ISTIMEWA
Ketua DPRD Sumba Timur sementara Ali Oemar Fadaq. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Pimpinan sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumba Timur melayangkan surat kepada pimpinan partai politik (Parpol) pemilik kursi di DPRD Kabupaten Sumba Timur untuk segera memasukkan susunan struktur fraksi, sehingga pekan ini segera dibahas tata tertib (Tatib).

Ketua DPRD Sumba Timur sementara, Ali Oemar Fadaq kepada POS-KUPANG. COM, Minggu (15/9/2019) menjelaskan, pihaknya menyurati pimpinan Partai Politik tersebut guna segera memasukan susunan struktur fraksi, untuk kemudian ditetapkan dan bisa dilanjutkan dengan pendistribusian anggota fraksi ke tiga komisi yang ada di DPRD Kabupaten Sumba Timur. Selain itu, pembahasan tata tertib, dan pelantikan pimpinan DPRD Kabupaten Sumba Timur yang definitif.

TRAGIS, Bocah Mungil ini Tewas Diserang Burung Elang hingga Tewas, Sejumlah Anak Luka-luka

BREAKING NEWS: Rumah Warga Oesao Dilalap Jago Merah Diduga Karena Hal ini

Surat tersebut juga, tidak hanya dikirim kepada pimpinan Parpol yang memiliki jumlah anggota dan memungkinkan membentuk fraksi sendiri, namun juga ditujukan kepada semua pimpinan Parpol pemilik kursi.

AOF yang akrab disapa di dunia politik itu juga memeninta agar susunan struktur fraksi-fraksi sudah harus segera diterima pimpinan sementara DPRD Kabupaten Sumba Timur untuk diproses lebih lanjut.

BREAKING NEWS: Gempa Bumi Berkuatan 4,5 Guncang Barat Laut Waingapu

Dikatakan AOF, surat tersebut sudah dilayangkan ke pimpinan Parpol pemilik kursi di DPRD Kabupaten Sumba Timur, setelah Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumba Timur Dalam Rangka Peresmian Pemberhentian Dengan Hormat DPRD Kabupaten Sumba Timur Masa Jabatan Tahun 2014-2019 dan Peresmian Pengangakatan DPRD Kabupaten Sumba Timur periode 2019-2024, yang berlangsung di ruang sidang DPRD Sumba Timur, Senin (9/9/2019) lalu.

Ia menjelaskan, ada lima Parpol yang berhasil meraih kursi 10 persen atau lebih dari junlah kursi di DPRD Kabupaten Sumba Timur, sehingga lima Parpol ini berhak untuk membentuk fraksinya masing-masing. Namun ada juga lima Parpol yang tidak mencapai minimal 10 persen kursi, sehingga harus bergabung dengan Parpol lain yang sudah bisa membentuk fraksi sendiri atau bergabung dengan sesama Parpol yang tidak tidak bisa membentuk fraksi sendiri untuk membentuk satu fraksi gabungan.

"Lima Parpol yang sudah otomatis bisa membentuk fraksi sendiri yakni Golkar, PDIP, PAN, NasDem, dan PKB. Sedangkan Partai Hanura, Perindo, Gerindra, dan PKPI sudah membentuk fraksi gabungan dengan nama fraksi Bhineka yakni Partai Hanura dengan dua kursi, bersama dengan Perindo, Gerindra dan PKPI yang masing-masing memiliki satu kursi, sehingga tersisa Partai Demokrat dengan dua kursi yang belum tahu akan bergabung dengan fraksi partai mana,"urai AOF.

Ini Kata dan Kekecewaan Rahmad Darmawan saat Tira Persikabo Tak Bisa Kalahkan Persib Bandung

Mengenai apakah surat tersebut sekaligus meminta pimpinan Parpol untuk mendistribusikan anggota fraksinya ke komisi-komisi yang ada di DPRD Kabupaten Sumba Timur, politisi Partai Golkar ini, menegaskan itu tidak dicantumkan, karena jumlah anggota DPRD di setiap komisi harus sama banyak yakni sebanyak sembilan anggota setiap komisi. Karena itu, setelah fraksi-fraksi terbentuk barulah akan didistribusikan anggota fraksinya olah pimpinan fraksi ke komisi-komisi.

"Tidak bisa langsung dari Parpol, karena kalau dari Parpol tentukan memang, bisa saja menumpuk di satu komisi, dan komisi lainnya kurang. Padahal setiap komisi harus diisi oleh sembilan anggota DPRD,"tandasnya.

AOF yang juga sudah ditetapkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sumba Timur ini menegaskan, pekan ini, fraksi-fraksi sudah harus terbentuk, dan diterima pimpinan sementara DPRD Kabupaten Sumba Timur, sehingga akan dijadwalkan pembahasan tata tertib DPRD Kabupaten Sumba Timur.

"Minggu ini kita sudah harus bahas tatib, untuk kemudian pembentukan komisi-komisi, dan dilakukan pelantikan pimpinan definitif,"tegas politisi Golkar yang kini sudah dilantik 6 kali jadi Anggota DPRD sumba Timur.

Sementara itu, Fraksi Bhineka sudah menyerahkan susuan fraksi tersebut kepada ketua DPRD Sumba Timur sementara Ali Oemar Fadaq, Jumat (13/9/2019) pekan lalu.

Adapun anggota Fraksi yang tergabung dalam fraksi Bhineka ini yakni dari empat partai politik pemilik kursi di DPRD Kabupaten Sumba Timur yakni Partai Hanura dengan dua kursi yakni Umbu Djawa Nduruk dan Abdul Haris, Partai Perindo dengan satu kursi yang diisi, Andreas Diki Talumbani, Partai Gerindra dengan anggotanya Meriyanto Ndjuru Mbaha dan Partai Keadilan dan Persatuan Indoensia (PKPI), dengan satu kursi yang diisi Hendrikus Tonga Retang.(*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved