Kisruh di KPK, Ini Saran Mahfud MD untuk Presiden Jokowi

Mahfud MD menilai, Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) perlu berbicara dengan para pimpinan KPK

Kisruh di KPK, Ini Saran Mahfud MD untuk Presiden Jokowi
Kompas.com/HIMAWAN
Mantan Ketua MK Mahfud MD saat menjadi pembicara dalam dialog kebangsaan yang digelar di auditorium Prof. Amiruddin, Unhas, Sabtu (6/4/2019). 

POS-KUPANG.COM | YOGYAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menilai, Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) perlu berbicara dengan para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) untuk meminta masukan mereka terkait persoalan KPK belakangan ini.

"Apa salahnya dipanggil, kan mereka mengatakan saya kok tak pernah diajak bicara tentang nasib KPK. Nah sekarang waktunya mereka diajak bicara dalam situasi seperti ini. Saya kira presiden cukup bijaksana untuk mengundang mereka," kata Mahfud di Yogyakarta, Minggu (15/9/2019).

Kelurahan Fatubesi Jadi Kampung Kerukunan di Kota Kupang

Mahfud merespons soal pimpinan KPK yang menyerahkan mandat pemberantasan korupsi ke Presiden. Mereka kecewa akan proses pembahasan revisi Undang-Undang tentang KPK.

Kendati demikian, Mahfud menilai, pimpinan KPK tidak bisa mengembalikan mandat kepada presiden karena mereka bukan mandataris presiden.

"Secara hukum, KPK itu bukan mandataris presiden, tidak bisa dia lalu mengembalikan mandat kepada presiden karena presiden tak pernah memberikan mandat ke KPK," kata Mahfud.

Organisasi Pemuda di Kota Kupang Kampanye Save Papua Merajut NKRI

Mahfud mengatakan, dalam ilmu hukum, mandataris berarti orang yang diberikan mandat oleh pejabat tertentu, tetapi yang bertanggung jawab adalah pemberi mandat. Adapun yang diberi tugas disebut mandataris.

"Sebelum 2002, presiden adalah mandataris MPR. Presiden diberi mandat dan yang bertanggung jawab MPR. Nah, KPK itu bukan mandataris presiden sehingga tak ada istilah hukum mandat kok dikembalikan," kata dia.

Mahfud juga menyampaikan, dalam Pasal 32 Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002, orang mengembalikan mandat karena pensiun, meninggal dunia, atau karena mengundurkan diri.

Adapun KPK, bukan mandataris siapa pun. Lembaga itu independen kendati berada di lingkaran kepengurusan eksekutif, tetapi bukan di bawah presiden.

Dengan demikian, kata Mahfud, secara yuridis pengembalian mandat yang dilakukan pimpinan KPK tidak berarti KPK kosong karena lembaga antirasuah itu bukan mandataris presiden. (Kompas.com/Icha Rastika)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahfud MD: Sekarang Waktunya Presiden Ajak Bicara Pimpinan KPK ",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved